السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Alumni STAIN SAR Kepri Berkiprah di Perpusnas RI, Perkuat Literasi Ekoteologi Bersama Mahasiswa KKN di Desa Sawang Laut

  • 22 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 39
Berita Utama

Karimun, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau yang bertugas di Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, menggelar kegiatan kolaborasi literasi ekoteologi bersama Rudy Rendra, alumni STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau yang saat ini bertugas sebagai staf RELIMA 2026 Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), Rabu (22/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan program pengabdian mahasiswa yang mengintegrasikan literasi, pelestarian lingkungan, dan nilai-nilai keislaman sebagai implementasi tema KKN "Penguatan SDM Unggul dan Pemulihan Ekonomi Desa Berbasis Ekoteologi." Melalui kolaborasi ini, mahasiswa bersama masyarakat memperoleh wawasan mengenai pentingnya literasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Kehadiran Rudy Rendra disambut antusias oleh mahasiswa KKN Desa Sawang Laut. Selain menjadi ajang berbagi pengalaman, kegiatan ini juga mempererat jejaring kolaborasi antara alumni, perguruan tinggi, dan lembaga nasional dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam pemaparannya, Rudy Rendra menjelaskan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga sebagai kemampuan memahami, mengolah, serta menyebarluaskan pengetahuan yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Menurutnya, pendekatan literasi memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sebagai amanah Tuhan yang harus dikelola secara bijaksana.

"Kegiatan ini menjadi momen yang sangat berarti bagi saya karena dapat kembali berkontribusi di Kepulauan Riau, tempat saya menempuh pendidikan. Melalui program RELIMA Perpustakaan Nasional, kami ingin memperluas akses masyarakat desa terhadap berbagai sumber pengetahuan sehingga generasi muda memiliki kesempatan untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi daerahnya," ujar Rudy Rendra.


Ia menambahkan bahwa penguatan budaya literasi di tingkat desa merupakan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang adaptif, inovatif, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Perwakilan mahasiswa KKN Desa Sawang Laut menyampaikan apresiasi atas kesediaan Rudy Rendra berbagi pengalaman dan wawasan kepada mahasiswa maupun masyarakat.

"Kehadiran Bapak Rudy Rendra menjadi inspirasi bagi kami. Beliau membuktikan bahwa alumni STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau mampu berkiprah di tingkat nasional, sekaligus tetap memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah. Berbagai pengetahuan yang kami peroleh akan menjadi bekal dalam menjalankan program edukasi kepada anak-anak dan pendampingan masyarakat selama pelaksanaan KKN," ujar Ketua Kelompok KKN Desa Sawang Laut.

Kegiatan kolaborasi ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, alumni, dan lembaga nasional dalam memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat. Pendekatan ekoteologi yang dipadukan dengan penguatan literasi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui perspektif keagamaan sekaligus mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi lokal.

Melalui kegiatan tersebut, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau terus mendorong pelaksanaan KKN yang tidak hanya berorientasi pada pengabdian masyarakat, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi strategis antara dunia akademik, alumni, dan berbagai institusi dalam membangun desa yang cerdas, berdaya saing, serta berkelanjutan. (LF/Assril)