السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar Sosialisasi Penggunaan Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi (SISTER) untuk pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD), Rabu (22/7). Kegiatan yang diinisiasi Pusat Penjaminan Mutu (P2M) tersebut merupakan tindak lanjut atas dibukanya periode pelaporan BKD oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI.
Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., mengatakan sosialisasi diperlukan agar dosen memahami perubahan regulasi yang kini mewajibkan penggunaan SISTER sebagai basis pelaporan dan pengelolaan data dosen secara nasional.

Menurut Faisal, SISTER tidak hanya berfungsi sebagai sarana pelaporan BKD, tetapi juga menjadi portofolio digital yang memuat seluruh rekam jejak tridharma dosen. Data tersebut nantinya menjadi rujukan dalam berbagai layanan akademik, termasuk pengembangan karier, kenaikan jabatan akademik, dan kenaikan pangkat.
“Semua proses kini bergerak menuju sistem yang terintegrasi. Karena itu, dosen perlu memahami mekanisme yang berlaku dan saling membantu dalam proses penyesuaian,” ujarnya.
Ketua P2M, Dr. M. Taufiq, M.S.I., menjelaskan bahwa pengisian BKD melalui SISTER menjadi bagian penting dalam pengembangan karier dosen. Selain digunakan untuk pelaporan kinerja, data pada sistem tersebut juga menjadi salah satu komponen dalam proses Sertifikasi Dosen (Serdos) serta pengusulan jabatan fungsional.
Ia mengingatkan dosen untuk melengkapi berbagai data dasar yang mencakup profil, kualifikasi akademik, kompetensi, dan aktivitas tridharma. Menurutnya, kewajiban pengisian BKD berlaku bagi seluruh dosen, termasuk dosen yang sedang menempuh studi lanjut.
Sementara itu, Kepala Bagian AUAK, Dr. H. Imam Subekti, S.Ag., M.Pd.I., menegaskan bahwa pelaporan BKD melalui SISTER wajib dilakukan setiap semester sebagai bagian dari pemenuhan tugas tridharma dosen. Hasil pelaporan tersebut akan diverifikasi oleh asesor yang ditunjuk dan disahkan oleh pimpinan perguruan tinggi.
Ia juga mengingatkan pentingnya ketelitian dalam penyusunan laporan, terutama kegiatan yang bersumber dari anggaran negara. Untuk itu, Satuan Pengawas Internal (SPI) turut dilibatkan dalam sosialisasi guna memberikan pemahaman terkait tata kelola administrasi dan pertanggungjawaban keuangan yang sesuai dengan ketentuan.



Melalui kegiatan ini, STAIN Kepri berharap seluruh dosen dapat memanfaatkan SISTER secara optimal sehingga pengelolaan data akademik menjadi lebih akurat, terintegrasi, dan mendukung pengembangan karier dosen secara berkelanjutan. (Gby)
Komitmen Penguatan Industri Halal di Kepri : STAIN Kepri Sudah Memfasilitasi 6.362 Sertifikat Halal
Menuju Tata Kelola Akademik Terintegrasi, STAIN Kepri Bekali Dosen Pemanfaatan SISTER