السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebanyak 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau resmi memulai pelaksanaan pengabdian masyarakat di Dusun I, Desa Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, melalui kegiatan pengantaran mahasiswa yang dilaksanakan pada Selasa (21/7/2026) di Balai Desa Bintan Buyu.
Kegiatan
tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Maisarotil Husna,
M.Ag., Kepala Dusun I Desa Bintan Buyu, beserta perangkat desa dan 15 mahasiswa
peserta KKN yang berasal dari berbagai program studi di lingkungan STAIN Sultan
Abdurrahman Kepulauan Riau.
Pengantaran
mahasiswa menjadi momentum awal untuk membangun sinergi antara perguruan tinggi
dengan pemerintah desa dalam mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi,
khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain memperkenalkan
mahasiswa kepada pemerintah desa, kegiatan ini juga menjadi wadah koordinasi
awal terkait pelaksanaan program kerja selama masa KKN.
Dalam
pertemuan tersebut, Dosen Pembimbing Lapangan memberikan arahan mengenai
kesiapan teknis pelaksanaan KKN, mekanisme pelaksanaan program kerja, serta
pentingnya menjaga etika, komunikasi, dan kerja sama yang baik dengan
masyarakat selama menjalankan pengabdian.
Mahasiswa bersama pemerintah desa juga mendiskusikan rancangan program kerja yang akan dilaksanakan selama KKN. Pembahasan difokuskan pada penyelarasan tema KKN STAIN SAR Kepri dengan visi, misi, dan program pembangunan Dusun I Desa Bintan Buyu agar setiap kegiatan yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.


Dosen
Pembimbing Lapangan, Maisarotil Husna, M.Ag., menyampaikan bahwa pelaksanaan
KKN merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan
ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan secara langsung di
tengah masyarakat.
"KKN
merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bentuk
pengabdian kepada masyarakat yang memiliki bobot empat satuan kredit semester
(SKS). Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan
teori dan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan sehingga selaras dengan
visi dan misi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, tema KKN, serta arah
pembangunan Desa Bintan Buyu," ujarnya.
Ia
juga berharap seluruh mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai
sarana pembelajaran di lapangan, sekaligus mengembangkan kreativitas dan
inovasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami
berharap mahasiswa tidak hanya menerapkan ilmu dan keterampilan yang dimiliki,
tetapi juga memperoleh pengalaman berharga selama menjalankan KKN. Berbagai
program dan inovasi yang dilaksanakan diharapkan dapat memberikan dampak
positif bagi masyarakat Dusun I Desa Bintan Buyu serta memperkuat sinergi
antara STAIN SAR Kepri dengan pemerintah desa dalam bidang pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang,"
tambahnya.
Melalui
pelaksanaan KKN di Dusun I Desa Bintan Buyu, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan
Riau terus mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi
akademik, tetapi juga kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, serta
kesiapan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat. Sinergi yang terjalin
antara kampus dan pemerintah desa diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan
program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak nyata. (LF/Una)
Komitmen Penguatan Industri Halal di Kepri : STAIN Kepri Sudah Memfasilitasi 6.362 Sertifikat Halal
Menuju Tata Kelola Akademik Terintegrasi, STAIN Kepri Bekali Dosen Pemanfaatan SISTER