السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Bangun Budaya Kerja Kolaboratif, Ketua STAIN SAR Kepri Ajak Civitas Academica Perkuat Kinerja Kolektif pada Apel Pagi

  • 06 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 71
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen memperkuat kualitas akademik, tata kelola kelembagaan, serta keberlanjutan pengembangan institusi kembali ditegaskan dalam Apel Senin Pagi yang digelar Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau di halaman Rektorat kampus pada Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan sebagai forum konsolidasi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam menghadapi berbagai agenda strategis kampus.

Bertindak sebagai pembina apel, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menekankan bahwa seluruh civitas academica perlu membangun semangat kolaborasi untuk mewujudkan target-target institusi, terutama dalam peningkatan mutu akademik, penguatan akreditasi program studi, serta optimalisasi penerimaan mahasiswa baru.

Dalam amanatnya, Dr. Faisal menegaskan bahwa salah satu prioritas yang sedang diupayakan kampus adalah peningkatan peringkat akreditasi Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) dan Program Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) menjadi predikat Baik Sekali.

Menurutnya, capaian tersebut akan memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan reputasi akademik sekaligus memperkuat daya saing institusi.

“Target kita jelas, bagaimana program studi dapat meraih predikat Baik Sekali. Dampaknya sangat besar bagi pengembangan institusi, baik dari sisi kepercayaan masyarakat maupun peningkatan kualitas layanan akademik. Karena itu, saya berharap seluruh unsur kampus dapat saling mendukung dan berkolaborasi dalam proses ini,” tegasnya.


Selain itu, ia mengingatkan seluruh dosen agar tetap berfokus pada pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, profesionalisme dosen harus tercermin melalui pemenuhan kinerja akademik, termasuk publikasi ilmiah dan pelaporan Beban Kerja Dosen (BKD) secara optimal.

Ia juga mengajak seluruh dosen untuk terus meningkatkan produktivitas akademik sebagai bagian dari tanggung jawab profesi sekaligus upaya menjaga kualitas pendidikan tinggi di STAIN SAR Kepri.

Lebih lanjut, Muhammad Faisal mengajak seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk bersama-sama menyukseskan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Jalur Mandiri yang masih berlangsung. Menurutnya, keberhasilan PMB tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan maupun program studi, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh warga kampus.

Ia menilai peningkatan jumlah mahasiswa baru akan berdampak langsung terhadap keberlangsungan kegiatan akademik, penguatan rasio dosen dan mahasiswa, serta pengembangan kapasitas kelembagaan.


“Setiap ASN maupun non-ASN di lingkungan STAIN SAR Kepri memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mempromosikan kampus kepada masyarakat. Mari manfaatkan berbagai media komunikasi yang kita miliki agar semakin banyak calon mahasiswa mengenal dan memilih STAIN SAR Kepri,” ajaknya.

Menutup amanatnya, Ketua STAIN SAR Kepri mengajak seluruh warga kampus untuk tetap menjaga semangat kerja, memperkuat kekompakan, serta tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berpotensi mengganggu fokus pengembangan institusi.

“Yang terpenting bagi kita adalah terus bekerja, berkolaborasi, dan menjaga semangat untuk memajukan STAIN SAR Kepri. Jika kita bergerak bersama, insyaallah berbagai target institusi dapat kita capai dengan baik,” pungkasnya.

Melalui apel rutin tersebut, STAIN SAR Kepri kembali menegaskan komitmennya untuk membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi, sehingga mampu menghadirkan layanan akademik yang semakin berkualitas serta berdaya saing di tingkat regional maupun nasional. (LF)