السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Gema Sholawat Semarakkan Maulid Nabi 1448 H, Ketua STAIN SAR Kepri Hadiri GSP Bersholawat Vol. 2

  • 12 September 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 172
Berita Utama

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Gema sholawat dan suasana religius menyelimuti kegiatan GSP Bersholawat Vol. 2 yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di halaman Masjid Nurussa’adah, Griya Senggarang Permai, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang diikuti masyarakat dari berbagai kalangan tersebut turut dihadiri Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau, Prof. Dr. Azni, S.Ag., M.Ag. Kehadiran pimpinan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Kepulauan Riau itu menjadi bagian dari komitmen STAIN SAR Kepri untuk terus membangun kedekatan dan silaturahmi dengan masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Dalam keterangannya, Prof. Azni menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi merupakan momentum untuk kembali menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup diwujudkan melalui seremonial, tetapi perlu tercermin dalam sikap, akhlak, kepedulian, dan hubungan baik dengan sesama.

“Peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali keteladanan Rasulullah SAW. Sholawat dan kecintaan kepada Rasulullah harus kita wujudkan dalam kehidupan melalui akhlak yang baik, kepedulian kepada sesama, serta semangat mempererat persaudaraan,” ujar Prof. Azni.

Rangkaian GSP Bersholawat Vol. 2 diisi dengan pembacaan sholawat, doa bersama, dan tausiah keagamaan. Seluruh rangkaian kegiatan mengajak jamaah untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan bermasyarakat.


Prof. Azni menilai bahwa nilai-nilai yang diwariskan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kasih sayang, kepedulian, persaudaraan, dan akhlakul karimah, memiliki relevansi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Nilai tersebut, kata beliau, perlu terus dihidupkan melalui hubungan sosial yang dilandasi sikap saling menghormati dan membantu.

“Keteladanan Rasulullah sangat relevan untuk kita jadikan pedoman dalam membangun kehidupan bersama. Ketika nilai kejujuran, kasih sayang, kepedulian, dan persaudaraan terus kita tumbuhkan, insyaallah akan terbentuk masyarakat yang lebih harmonis dan saling menguatkan,” lanjutnya.

Lebih dari sekadar peringatan tahunan, Maulid Nabi juga menjadi ruang refleksi bagi setiap muslim untuk mengevaluasi sejauh mana nilai-nilai ajaran Rasulullah telah diwujudkan dalam kehidupan. Semangat tersebut menjadi semakin bermakna ketika diwujudkan melalui kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat.


Kehadiran Ketua STAIN SAR Kepri dalam GSP Bersholawat Vol. 2 turut mencerminkan peran perguruan tinggi dalam membangun hubungan yang konstruktif dengan masyarakat. Sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam, STAIN SAR Kepri tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam penguatan nilai-nilai keislaman dan kehidupan sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan tersebut, semangat sholawat dan kecintaan kepada Rasulullah SAW diharapkan tidak berhenti pada momentum peringatan Maulid, tetapi terus tumbuh menjadi energi positif dalam kehidupan sehari-hari. Kebersamaan yang terbangun menjadi modal sosial untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menciptakan lingkungan masyarakat yang religius, harmonis, dan saling mendukung.

GSP Bersholawat Vol. 2 sekaligus menjadi ruang silaturahmi yang mempertemukan masyarakat, tokoh agama, dan unsur pendidikan dalam suasana kebersamaan. Sinergi tersebut diharapkan terus terpelihara sebagai bagian dari upaya bersama membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. (LF/Gby)