السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Perkuat Tata Kelola dan Layanan Akademik, STAIN SAR Kepri Mantapkan Transisi Kepemimpinan dan Profesionalisme ASN

  • 10 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 131
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mengawali pekan kerja, keluarga besar Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau mengikuti apel pagi di halaman Rektorat STAIN SAR Kepri, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti seluruh dosen dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan koordinasi sekaligus memastikan keberlangsungan layanan institusi di tengah proses transisi kepemimpinan.

Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK) STAIN SAR Kepri, Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I., menyampaikan sejumlah arahan strategis berkaitan dengan tata kelola kelembagaan, pelaksanaan tugas kedinasan, administrasi keuangan, persiapan seleksi pejabat struktural, serta agenda akademik dan kelembagaan.

Dalam amanatnya, Dr. Imam menyampaikan bahwa seluruh aktivitas kelembagaan harus tetap berjalan secara optimal selama masa transisi. Ia meminta seluruh dosen dan tenaga kependidikan tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penataan jabatan di lingkungan STAIN SAR Kepri. Berdasarkan keputusan Ketua STAIN SAR Kepri yang baru, Prof. Dr. Azni, M.Ag., sejumlah pejabat struktural dan pimpinan unit kerja ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) untuk memastikan roda organisasi tetap berjalan hingga proses seleksi dan penetapan pejabat definitif selesai dilaksanakan.

"Seluruh pejabat pada struktur kampus, mulai dari Wakil Ketua I, Wakil Ketua II, Wakil Ketua III, ketua dan sekretaris program studi, pusat penjaminan mutu, pusat penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, perpustakaan, hingga unit lainnya saat ini menjalankan tugas sebagai Plt. Ini merupakan bagian dari proses transisi agar pelayanan dan pelaksanaan tugas kelembagaan tetap berjalan sebagaimana mestinya," jelasnya.

Ia menjelaskan, proses seleksi pejabat baru akan segera dilakukan melalui panitia seleksi (pansel). Sesuai arahan pimpinan, proses tersebut ditargetkan dapat berjalan secara efektif dengan tahapan pengumuman, penyampaian persyaratan, hingga seleksi calon pimpinan pada berbagai unit kerja.

Dalam proses pembentukan pansel, unsur dosen juga akan dilibatkan sebagai bagian dari upaya menjaga keterwakilan dan objektivitas. Dr. Imam menekankan bahwa dosen yang menjadi anggota pansel tidak diperkenankan mencalonkan diri sebagai pejabat yang akan diseleksi guna menghindari potensi konflik kepentingan.


Selain penataan organisasi, aspek administrasi keuangan juga menjadi perhatian. Beliau menyampaikan bahwa Surat Keputusan (SK) pejabat perbendaharaan, mulai dari Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), pejabat pengelola keuangan, bendahara penerimaan, bendahara pengeluaran, hingga pejabat terkait lainnya, telah ditandatangani oleh Ketua STAIN SAR Kepri.

Menurutnya, kelengkapan administrasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan proses pencairan anggaran dan pemenuhan hak pegawai dapat berlangsung tanpa hambatan.

"Alhamdulillah, SK pejabat perbendaharaan sudah ditandatangani. Mudah-mudahan seluruh proses administrasi keuangan dapat segera tuntas sehingga pelaksanaan kegiatan dan pemenuhan hak Bapak-Ibu tidak mengalami hambatan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Imam juga menyampaikan apresiasi kepada dosen dan tenaga kependidikan STAIN SAR Kepri yang berhasil memperoleh Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) tahun 2026 melalui program kolaborasi Kementerian Agama RI dan LPDP. Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi civitas academica lainnya untuk terus meningkatkan kualifikasi dan kompetensi akademik.

"Selamat kepada Bapak-Ibu yang telah lulus Beasiswa Indonesia Bangkit. Semoga kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas akademik dan memberikan kontribusi lebih besar bagi institusi," ungkapnya.

Terkait agenda internal dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Imam menyampaikan bahwa sejumlah kegiatan yang sebelumnya direncanakan akan mengalami penyesuaian waktu. Kegiatan kebersamaan dan pertandingan antarcivitas academica yang semula dijadwalkan lebih awal akan dilaksanakan pada Selasa (18/8/2026) sesuai arahan pimpinan.

Sementara itu, dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan akreditasi program studi, pimpinan unit terkait diminta segera melakukan koordinasi dan menyampaikan perkembangan kepada Ketua STAIN SAR Kepri. Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) diminta menyampaikan laporan antara maupun laporan hasil kegiatan, sedangkan program studi yang tengah mempersiapkan akreditasi diminta memastikan seluruh aspek teknis dan administratif telah dipersiapkan secara optimal.


Dr. Imam juga mendorong ketua program studi untuk tetap melaksanakan program kerja yang telah direncanakan. Menurutnya, kegiatan akademik dan pengembangan program studi harus tetap berjalan secara konsisten meskipun institusi sedang berada dalam fase transisi kepemimpinan.

"Jangan sampai proses transisi kelembagaan menghambat kegiatan akademik. Program-program yang sudah direncanakan tetap harus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya," tegasnya.

Menutup amanatnya, Dr. Imam menyampaikan bahwa STAIN SAR Kepri akan terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan para pemangku kepentingan. Ke depan, kampus akan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah dan instansi terkait dalam agenda kelembagaan, termasuk koordinasi pembangunan sarana dan prasarana serta berbagai program pengembangan institusi.

Menurutnya, sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder menjadi bagian penting dalam mendukung penguatan kelembagaan serta memperluas kontribusi STAIN SAR Kepri bagi masyarakat Kepulauan Riau.

Apel pagi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat soliditas civitas academica sekaligus memastikan seluruh lini organisasi tetap bergerak produktif di tengah proses transisi kepemimpinan. Dengan profesionalisme, koordinasi, dan semangat kebersamaan, STAIN SAR Kepri diharapkan mampu menjaga keberlanjutan layanan akademik dan administrasi sekaligus mempercepat langkah menuju tata kelola perguruan tinggi Islam yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada mutu. (LF)