السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mengamalkan Ilmu, Menebar Kepedulian! Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Ambil Bagian dalam Pelaksanaan Fardu Kifayah di Desa Bekapur

  • 05 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 191
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan program kerja, tetapi juga melalui kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan. Hal tersebut ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau yang bertugas di Desa Bekapur, Kecamatan Bintan, dengan turut membantu pelaksanaan fardu kifayah bagi salah seorang warga yang meninggal dunia, Rabu (5/8/2026).

Kehadiran mahasiswa KKN dalam prosesi tersebut menjadi wujud nyata implementasi nilai-nilai pengabdian yang berlandaskan empati, solidaritas, dan semangat gotong royong. Di tengah suasana duka, mahasiswa hadir bersama tokoh agama dan masyarakat untuk memberikan bantuan dalam berbagai tahapan pelaksanaan fardu kifayah, mulai dari persiapan hingga mendukung kelancaran proses pemakaman.

Partisipasi tersebut sekaligus menjadi media pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu keislaman yang telah diperoleh selama perkuliahan. Melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat, mahasiswa tidak hanya memahami aspek teoritis mengenai fardu kifayah, tetapi juga menghayati nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.

Perwakilan mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri menjelaskan bahwa keterlibatan mereka merupakan bentuk pengamalan ilmu sekaligus tanggung jawab moral sebagai bagian dari masyarakat.


"Berbekal pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan fardu kifayah yang telah kami pelajari di bangku kuliah, kami berupaya hadir dan membantu masyarakat semaksimal mungkin. Pengalaman ini memberikan pelajaran yang sangat berharga tentang makna kepedulian, kebersamaan, dan pentingnya saling membantu ketika sesama sedang menghadapi musibah," ujarnya.

Selain memberikan pengalaman praktis, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan emosional antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Bekapur. Kebersamaan yang terjalin dalam suasana duka mencerminkan kuatnya nilai ukhuwah Islamiyah serta budaya tolong-menolong yang masih terpelihara di tengah kehidupan masyarakat.

Melalui keterlibatan dalam pelaksanaan fardu kifayah, mahasiswa memperoleh pemahaman bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan edukasi maupun pemberdayaan, tetapi juga melalui kehadiran yang tulus dalam setiap dinamika kehidupan sosial masyarakat, termasuk ketika menghadapi musibah.

Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat karakter mahasiswa sebagai insan akademik yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, kepedulian kemanusiaan, serta komitmen mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun antara mahasiswa dan warga Desa Bekapur menjadi cerminan bahwa pengabdian sejati hadir melalui tindakan nyata yang membawa manfaat dan menghadirkan ketenangan bagi sesama. (LF/KKN Bekapur)