السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan program kerja, tetapi juga melalui kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan. Hal tersebut ditunjukkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau yang bertugas di Desa Bekapur, Kecamatan Bintan, dengan turut membantu pelaksanaan fardu kifayah bagi salah seorang warga yang meninggal dunia, Rabu (5/8/2026).
Kehadiran
mahasiswa KKN dalam prosesi tersebut menjadi wujud nyata implementasi
nilai-nilai pengabdian yang berlandaskan empati, solidaritas, dan semangat
gotong royong. Di tengah suasana duka, mahasiswa hadir bersama tokoh agama dan
masyarakat untuk memberikan bantuan dalam berbagai tahapan pelaksanaan fardu
kifayah, mulai dari persiapan hingga mendukung kelancaran proses pemakaman.
Partisipasi
tersebut sekaligus menjadi media pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam
mengimplementasikan ilmu keislaman yang telah diperoleh selama perkuliahan.
Melalui keterlibatan langsung di tengah masyarakat, mahasiswa tidak hanya
memahami aspek teoritis mengenai fardu kifayah, tetapi juga menghayati nilai
spiritual, sosial, dan kemanusiaan yang terkandung di dalamnya.
Perwakilan mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri menjelaskan bahwa keterlibatan mereka merupakan bentuk pengamalan ilmu sekaligus tanggung jawab moral sebagai bagian dari masyarakat.


"Berbekal
pengetahuan mengenai tata cara pelaksanaan fardu kifayah yang telah kami
pelajari di bangku kuliah, kami berupaya hadir dan membantu masyarakat
semaksimal mungkin. Pengalaman ini memberikan pelajaran yang sangat berharga
tentang makna kepedulian, kebersamaan, dan pentingnya saling membantu ketika
sesama sedang menghadapi musibah," ujarnya.
Selain
memberikan pengalaman praktis, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan
emosional antara mahasiswa KKN dengan masyarakat Desa Bekapur. Kebersamaan yang
terjalin dalam suasana duka mencerminkan kuatnya nilai ukhuwah Islamiyah
serta budaya tolong-menolong yang masih terpelihara di tengah kehidupan
masyarakat.
Melalui
keterlibatan dalam pelaksanaan fardu kifayah, mahasiswa memperoleh pemahaman
bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan
edukasi maupun pemberdayaan, tetapi juga melalui kehadiran yang tulus dalam
setiap dinamika kehidupan sosial masyarakat, termasuk ketika menghadapi
musibah.
Kegiatan
ini diharapkan semakin memperkuat karakter mahasiswa sebagai insan akademik
yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki
kepekaan sosial, kepedulian kemanusiaan, serta komitmen mengamalkan nilai-nilai
Islam dalam kehidupan bermasyarakat. Semangat kebersamaan yang terbangun antara
mahasiswa dan warga Desa Bekapur menjadi cerminan bahwa pengabdian sejati hadir
melalui tindakan nyata yang membawa manfaat dan menghadirkan ketenangan bagi
sesama. (LF/KKN Bekapur)
Pengumumuamn Kelulusan Mahasiswa Baru magister STAIN Tahun 2026