السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau. Rudi Hariandi, mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), berhasil meraih Juara III Lomba Kreativitas Digital dalam rangkaian Gelar Budaya Penyengat 2026 yang diselenggarakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) mengusung tema "Gemerlap Pinang".
Kompetisi
tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas,
inovasi, dan kepedulian terhadap pelestarian budaya melalui karya digital.
Penghargaan diberikan kepada peserta yang mampu menghasilkan karya kreatif
dalam mengangkat, melestarikan, dan mempromosikan kekayaan budaya Melayu Pulau
Penyengat kepada masyarakat luas melalui media digital.
Keberhasilan Rudi Hariandi menjadi bukti bahwa mahasiswa STAIN SAR Kepri tidak hanya mampu berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kompetensi dalam bidang kreativitas digital yang berorientasi pada pelestarian warisan budaya lokal. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya pemanfaatan teknologi digital sebagai media efektif dalam memperkenalkan nilai-nilai budaya Melayu kepada generasi muda dan masyarakat global.

Ketua Program Studi HES STAIN SAR Kepri, Dr. Asrizal, M.H., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswanya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri serta berkontribusi melalui karya-karya inovatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Kami mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan berbagai potensi dan bakat yang dimiliki. Kami juga berharap pengalaman dan kemampuan tersebut dapat dibagikan kepada adik-adik tingkat sehingga lahir semakin banyak mahasiswa HES yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama STAIN SAR Kepri," ujarnya Selasa, (4/8/2026).
Lomba Kreativitas Digital merupakan salah satu rangkaian kegiatan Gelar Budaya Penyengat 2026 yang digagas mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada sebagai upaya memperkuat pelestarian budaya Melayu melalui pendekatan kreatif dan digital. Kegiatan tersebut dikoordinasikan oleh Karel Immanuel Shang Raihan selaku Koordinator Lomba dan Radaeva Errisya Syam sebagai Koordinator Mahasiswa Unit, dengan proses penilaian dilakukan oleh Khansa Fortuna Putri sebagai dewan juri.

Prestasi
ini semakin mempertegas komitmen STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dalam
mendorong mahasiswa untuk berprestasi di berbagai bidang, termasuk pengembangan
kreativitas berbasis teknologi digital yang berpijak pada nilai-nilai budaya
lokal. Melalui capaian tersebut, diharapkan semakin banyak mahasiswa yang
terdorong menghasilkan karya inovatif sebagai kontribusi nyata dalam
pelestarian budaya sekaligus penguatan identitas Melayu di era digital. (LF/ASR)
Prestasi Membanggakan! Tiga Dosen STAIN SAR Kepri Lolos Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Kemenag
Pengumumuamn Kelulusan Mahasiswa Baru magister STAIN Tahun 2026