السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa KKN STAIN Kepri Dorong Penguatan Ketahanan Keluarga Melalui Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini di Desa Dendun

  • 01 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 17
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Upaya membangun generasi yang berkualitas tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui penguatan peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Desa Dendun Tahun 2026 menggelar sosialisasi bertajuk “Keluarga Islami: Pondasi Masyarakat dan Amanah Syariah” di Balai Pertemuan Desa Dendun, Sabtu (1/8).

Kegiatan yang diikuti oleh ibu-ibu PKK dan masyarakat Desa Dendun tersebut menghadirkan narasumber Ustad Abdul Rahman Malik, S.Pd. Sosialisasi ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam memberikan edukasi mengenai pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak serta mencegah terjadinya pernikahan pada usia yang belum matang.

Dalam pemaparannya, Ustad Abdul Rahman Malik menekankan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang kuat. Menurutnya, pembentukan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah harus dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan agama, pembinaan akhlak, serta penguatan nilai-nilai keimanan dalam lingkungan keluarga.

Ia menjelaskan bahwa orang tua, khususnya ibu, memiliki peran strategis sebagai madrasatul ula atau sekolah pertama bagi anak. Oleh karena itu, pendidikan agama dan pembiasaan akhlak mulia perlu ditanamkan sejak usia dini agar anak memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi perkembangan zaman dan berbagai tantangan sosial yang ada.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya membangun kesadaran masyarakat bahwa pencegahan pernikahan dini tidak hanya berkaitan dengan usia, tetapi juga kesiapan mental, pendidikan, ekonomi, serta kematangan spiritual calon pasangan. Pemahaman tersebut dinilai penting agar generasi muda mampu mempersiapkan masa depan secara lebih baik sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Ketua Kelompok KKN Desa Dendun, Raihan, menyampaikan bahwa edukasi mengenai ketahanan keluarga dan pencegahan pernikahan dini merupakan salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjawab persoalan sosial yang masih ditemui di berbagai daerah. Menurutnya, keluarga yang kuat akan melahirkan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan kehidupan dan berkontribusi bagi pembangunan masyarakat.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru bagi masyarakat, khususnya para orang tua, mengenai pentingnya pendampingan anak sejak dini. Keluarga memiliki peran besar dalam membentuk karakter dan masa depan anak, sehingga pendidikan agama dan nilai-nilai moral perlu ditanamkan secara berkelanjutan," ujarnya.

Bagi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat tidak hanya menjalankan program kerja KKN, tetapi juga menjadi agen edukasi yang membantu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu sosial, pendidikan, dan keagamaan yang relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif masyarakat Desa Dendun untuk memperkuat fungsi keluarga sebagai pusat pendidikan karakter dan keagamaan. Dengan demikian, upaya pencegahan pernikahan dini dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui peran aktif orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak menuju generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan siap membangun keluarga yang harmonis di masa depan. (Gby/Raihan)