السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh civitas academica Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau. Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Dr. Satrio, M.A., berhasil mengantarkan Kafilah Syarhil Qur’an Putri Kota Tanjungpinang meraih Juara 2 Cabang Syarhil Qur’an pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.
Kompetisi
Syarhil Qur’an tersebut berlangsung di Hotel CK Tanjungpinang dan diikuti oleh
para peserta terbaik dari kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Riau. Dalam
ajang tersebut, tim Syarhil Qur’an Putri Kafilah Kota Tanjungpinang yang dibina
oleh Dr. Satrio, M.A., berhasil menunjukkan kemampuan terbaik hingga melaju ke
babak final dan meraih posisi kedua tingkat provinsi.
Tim
Syarhil Qur’an Putri Kota Tanjungpinang terdiri atas tiga peserta, yaitu Annida
Afriani Hanifah, Nurhidayati Khoirunnisa, dan Riesha Ridananda Aqilah. Sejak
babak penyisihan, tim binaan Dr. Satrio mampu tampil kompetitif dengan
memperoleh penilaian yang mengantarkan mereka masuk dalam tiga besar dan berhak
melanjutkan perjuangan ke babak final.
Dr.
Satrio, M.A., selaku pelatih Syarhil Putri Kafilah Kota Tanjungpinang sekaligus
dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab STAIN SAR Kepri, menyampaikan
apresiasi atas kerja keras dan komitmen para peserta selama proses pembinaan
hingga pelaksanaan perlombaan.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang konsisten, kerja sama tim, serta kesungguhan peserta dalam memahami dan menyampaikan pesan-pesan Al-Qur’an melalui cabang Syarhil Qur’an.


“Alhamdulillah,
peserta yang kami bina berhasil meraih prestasi Juara 2 Cabang Syarhil Qur’an
MTQ XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026. Capaian ini merupakan hasil
dari kerja keras, kedisiplinan latihan, dan semangat para peserta dalam
memberikan penampilan terbaik,” tegasnya Jum'at, (10/7/2026).
Ia
menambahkan bahwa pembinaan Syarhil Qur’an tidak hanya berorientasi pada
kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang
memiliki kemampuan memahami, menghayati, dan menyampaikan nilai-nilai Al-Qur’an
secara komunikatif dan inspiratif.
Keberhasilan
tersebut menjadi bukti kontribusi nyata dosen STAIN SAR Kepri dalam
pengembangan kompetensi keagamaan masyarakat, khususnya melalui pembinaan
generasi Qur’ani di Kepulauan Riau. Prestasi ini sekaligus memperkuat peran
STAIN SAR Kepri sebagai perguruan tinggi Islam yang aktif mendorong
pengembangan ilmu keislaman, dakwah, serta penguatan budaya Al-Qur’an di tengah
masyarakat. (LF)
Unit Halal Perkuat Pendampingan Sertifikasi Halal bagi UMK pada Bazar MTQ XII Provinsi Kepri