السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

AL Prodi TBI Dimulai, STAIN SAR Kepri Mantapkan Komitmen Raih Akreditasi Unggul Berbasis Mutu dan Kolaborasi

  • 07 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 61
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui pelaksanaan Asesmen Lapangan (AL) Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAM Kependidikan). Kegiatan berlangsung selama dua hari, Selasa–Rabu (7–8/7/2026), di Ruang Rapat Gedung Kuliah Terpadu STAIN SAR Kepri.

Asesmen lapangan merupakan tahapan penting dalam proses akreditasi sebagai evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, tata kelola, sistem penjaminan mutu, sumber daya, serta capaian akademik. Kegiatan ini dihadiri unsur pimpinan, tim akreditasi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pengguna lulusan.

Tim asesor LAM Kependidikan terdiri atas Prof. Dr. Phil. Saiful Akmal, S.Pd., M.A. dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh dan Dr. Masitowarni Siregar, M.Ed. dari Universitas Negeri Medan.

Kepala Pusat Penjaminan Mutu (P2M) STAIN SAR Kepri, Dr. M. Taufiq, M.S.I., menyampaikan bahwa seluruh dokumen dan instrumen pendukung telah dipersiapkan secara optimal dengan melibatkan seluruh unsur kampus. Menurutnya, asesmen lapangan menjadi kesempatan untuk memperoleh masukan dalam penyempurnaan mutu program studi dan sistem penjaminan mutu institusi.

Sementara itu, Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan momentum evaluasi sekaligus penguatan kualitas akademik. Ia berharap Prodi TBI mampu meraih predikat ‘Baik Sekali’ sebagaimana sejumlah program studi lainnya di STAIN SAR Kepri.


"Asesmen lapangan bukan sekadar proses penilaian, tetapi menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas akademik, tata kelola, dan layanan pendidikan," ujarnya.

Di hadapan asesor, Ketua STAIN SAR Kepri juga memaparkan berbagai capaian institusi, mulai dari penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), pembangunan infrastruktur, hingga kerja sama internasional dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia dan British Council Indonesia.

Sementara itu, Prof. Saiful Akmal menegaskan bahwa asesmen bertujuan melakukan klarifikasi data sekaligus memberikan rekomendasi konstruktif bagi peningkatan mutu program studi. Senada dengan itu, Dr. Masitowarni Siregar menyebut akreditasi sebagai bentuk akuntabilitas perguruan tinggi kepada masyarakat dalam menjamin kualitas pendidikan.

Melalui asesmen lapangan ini, STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya membangun budaya mutu yang berkelanjutan, memperkuat tata kelola akademik, serta menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global. (LF)