السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu, Berteraskan Ilmu – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menerima hibah Tanah seluas 2 hektar dari Yayasan Bintan Darul Masyhur. Hibah tersebut secara simbolis diterima oleh Ketua STAIN SAR Kepri Dr. Muhammad Faisal, M.Ag. dari Pembina Yayasan Bintan Darul Masyhur Masyhur H. Huzrin Hood, S.H, M.H, M.Pd. Penyerahan berlangsung di Auditorium Rajali Jaya pada Senin (22/3/2021).
Ketua STAIN SAR Kepri Dr. Muhammad Faisal, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Yayasan Bintan Darul Masyur atas hibah tanah seluas 2 hektar. Ini merupakan anugerah besar bagi STAIN Sultan Abdurrahman pada hari ini. Kampus STAIN SAR Kepri mendapat hibah tanah dari Pemerintah Kabupaten Bintan sebanyak 8,6 hektar, yang sudah bersertifikat 7,7 Hektar, dengan adanya tambahan 2 hektar dari Yayasan Bintan Darul Masyur ini akan menambah gerak kampus kita. Apalagi ditambah kampus kita akan di upgrade dari Sekolah Tinggi menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Abdurrahman.
“Tanah 2 hektar ini kedepan akan dibangun Ma’had Putra, pesantren Perguruan Tinggi khusus Putra. Keberadaan Ma’had Jamiah menjadi salah satu bukti untuk memperkuat komitmen keagamaan dalam hal pendidikan. Pada hari ini perkembangan dunia pendidikan diperkuat khususnya di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri dengan sarana-sarana yang berhubungan dengan asrama. Ini akan menarik beberapa mahasiswa seluruh Indonesia bahkan luar negeri seperti Malaysia dan Singapura untuk bisa hadir bersama-sama kuliah di kampus STAIN SAR. Ma’had Jamiah juga menjadi solusi bagi mahasiswa dari luar kota atau bahkan luar negeri terkait tempat tinggal jika berkuliah di STAIN SAR Kepri.” Ujar Ketua.
“Kami akan menyelesaikan administrasinya terlebih dahulu misalnya dari sertifikatnya dan lain-lain karena ini termasuk kedalam Barang Milik Negara (BMN). Jika pengurusan administrasinya sudah selesai maka kita akan bangun Site Plan nya apakah nantinya akan dibangun dalam bentuk Rusunawa atau yang lain.” Tambahnya.
Lebih lanjut Ketua mengatakan dalam Al Qur’an jika kita bersyukur maka Allah SWT akan menambah nikmat akan tetapi jika tidak bersyukur Allah SWT akan menambah azab. Hibah tanah 2 hektar ini kami sangat bersyukur dan semoga bisa menjadi penguatan dalam pengembangan kampus STAIN yang sebentar lagi akan berubah statusnya menjadi IAIN. Ini menjadi bukti bahwa STAIN SAR Kepri menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat untuk sama-sama membesarkan dunia pendidikan di Bintan khususnya dan Kepulauan Riau pada umumnya.

Sementara itu, H. Huzrin Hood, S.H, M.H, M.Pd. selaku Pembina Yayasan Bintan Darul Masyhur menyampaikan bahwa hibah tanah seluas 2 hektar tersebut yang selanjutnya akan di bangun Ma’had Jamiah Perguruan Tinggi nantinya akan ditempati oleh mahasiswa Putra.
“Maka mudah-mudahan kita harapkan ma’had ini membina, mengembleng mahasiswa STAIN yang beriman, bertakwa dan berani di tengah-tengah masyarakat. Dan yang tidak kalah penting adalah Mahasiswa yang mandiri dari sisi ekonomi, bahkan jika memungkinkan mahasiswa yang bisa membantu perekonomian keluarganya.” Ungkap Beliau.
“Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita bahwa sedekah amal jariyah merupakan suatu amalan yang tidak pernah terputus. Dimulai hari ini semoga hibah tanah seluas 2 hektar ini bisa menjadi amalan jariyah Yayasan Bintan Darul Masyhur.” Tutupnya. (luluk)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN