السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026

  • 12 Mei 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 87
Berita Utama

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Tingkat Kota Tanjungpinang Tahun 2026. Mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Suci Sauma Ramadhani, berhasil meraih Juara II Cabang Hifdzil Qur’an Golongan 10 Juz Putri pada kompetisi yang berlangsung di kawasan Melayu Square, Senin hingga Sabtu (27 April–2 Mei 2026).

Capaian tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata mahasiswa STAIN SAR Kepri dalam memperkuat syiar Al-Qur’an sekaligus menunjukkan kapasitas akademik, spiritual, dan intelektual generasi muda Islam di Kepulauan Riau. Ajang MTQH tingkat kota tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang beserta jajaran, Dewan Hakim dan Panitera MTQH, delegasi mahasiswa STAIN SAR Kepri, peserta dari berbagai kafilah, serta masyarakat umum.

Keberhasilan Suci Sauma Ramadhani dalam cabang hafalan Al-Qur’an golongan 10 juz dinilai sebagai hasil dari proses pembinaan yang konsisten, kedisiplinan dalam murojaah, serta komitmen mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi keagamaan di tengah aktivitas akademik.

Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Dr. Nahrim Ajmain, M.A., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa tersebut. Menurutnya, capaian itu menjadi bukti bahwa mahasiswa STAIN SAR Kepri tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kualitas keislaman yang kuat melalui kompetisi berbasis Al-Qur’an.

“Prestasi ini merupakan kebanggaan bagi Program Studi PAI dan institusi. Kami mengapresiasi kerja keras mahasiswa yang terus berupaya menjaga kualitas hafalan dan semangat berprestasi dalam bidang keagamaan,” ungkapnya Selasa, (12/5/2026).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa partisipasi mahasiswa dalam ajang MTQH menjadi bagian penting dalam membangun budaya akademik yang religius, kompetitif, dan berorientasi pada penguatan karakter Qur’ani di lingkungan perguruan tinggi.

“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan, sehingga mampu melahirkan generasi yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing,” tegasnya.

Melalui prestasi tersebut, STAIN SAR Kepri kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta mahasiswa, khususnya dalam bidang tilawah dan hafalan Al-Qur’an, sebagai bagian dari penguatan identitas kampus berbasis keislaman, keilmuan, dan kemelayuan. (LF)