السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mengawali pekan dengan semangat pengabdian dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan akademik, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau, Prof. Dr. Azni, M.Ag., menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang efektif, disiplin, dan berorientasi pada pemenuhan hak mahasiswa. Pesan tersebut disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Rektorat STAIN SAR Kepri, Senin (24/8/2026).
Apel
pagi tersebut diikuti seluruh unsur pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan
STAIN SAR Kepri. Bagi Prof. Azni, kegiatan tersebut menjadi apel Senin pertama
yang diikutinya sejak mengemban amanah sebagai Ketua STAIN SAR Kepri.
Dalam
amanatnya, Prof. Azni mengawali dengan mengajak seluruh peserta untuk
mensyukuri kesehatan dan kesempatan yang diberikan Allah SWT. Menurutnya, hari
Senin memiliki arti penting sebagai momentum awal untuk membangun semangat
kerja selama sepekan.
“Mudah-mudahan
hari Senin ini menjadi hari yang memotivasi kita untuk bekerja dan berkarya
selama lima hari ke depan. Hari Senin merupakan hari yang sangat menentukan.
Mudah-mudahan kita diberikan kesehatan, kekuatan, dan selalu dalam keadaan
sehat walafiat,” ujarnya.
Prof.
Azni menyampaikan bahwa pelaksanaan apel rutin pada Senin pagi akan dievaluasi
dari sisi efektivitasnya. Evaluasi tersebut diperlukan agar kegiatan
kelembagaan tidak mengurangi waktu dan kualitas pelaksanaan pembelajaran.
Ia
menjelaskan bahwa keputusan mengenai keberlanjutan apel rutin akan dibahas
bersama jajaran Wakil Ketua dan Kepala Bagian Administrasi, Umum, Akademik, dan
Keuangan (AUAK) STAIN SAR Kepri.
“Nanti akan kita evaluasi apakah kegiatan apel ini efektif atau tidak. Kalau mengganggu waktu perkuliahan, tentu akan kita pertimbangkan kembali. Tetapi kalau tidak mengganggu, kita usahakan tetap dilaksanakan,” jelasnya.


Menurutnya,
apel pagi memiliki nilai positif, terutama sebagai ruang komunikasi antara
pimpinan dengan seluruh pegawai. Berbagai informasi dan kebijakan terbaru dapat
disampaikan secara langsung sehingga seluruh unsur civitas academica memiliki
pemahaman yang sama.
“Sebenarnya
kegiatan seperti ini baik sekali, terutama ketika pimpinan memiliki informasi
terbaru yang perlu disampaikan. Apel menjadi salah satu ruang untuk
menyampaikan informasi tersebut secara langsung,” tuturnya.
Meski
demikian, ia menekankan bahwa pelaksanaan apel harus tetap mempertimbangkan
efektivitas waktu kerja dan kegiatan akademik. Kebijakan internal tersebut juga
akan diselaraskan dengan ketentuan dan edaran Kementerian Agama, khususnya pada
pelaksanaan apel dalam rangka peringatan hari-hari besar nasional.
Lebih
lanjut, Prof. Azni mengingatkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan untuk
tetap menjaga kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Evaluasi terhadap kegiatan
apel, menurutnya, tidak boleh dimaknai sebagai kelonggaran terhadap disiplin
kerja.
Ia
menambahkan, seluruh program yang telah dirancang institusi harus tetap
berjalan secara optimal. Setiap kebijakan dan kegiatan perlu dilaksanakan
dengan mempertimbangkan efektivitas, efisiensi, serta tujuan utama
penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Dalam
konteks tersebut, Prof. Azni menegaskan bahwa hak mahasiswa harus menjadi
prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan kelembagaan.
“Yang paling kita kedepankan adalah hak mahasiswa. Jangan sampai hak mahasiswa terkurangi sedikit pun. Semua program harus kita lakukan secara efektif dengan tetap memastikan hak-hak mahasiswa terpenuhi,” katanya.
.jpeg)
Penegasan
tersebut menjadi bagian penting dari arah kepemimpinan baru STAIN SAR Kepri
yang menempatkan kualitas layanan akademik sebagai salah satu orientasi utama.
Efektivitas kerja bukan semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang
dilaksanakan, tetapi dari sejauh mana setiap kegiatan memberikan manfaat nyata
bagi institusi dan mahasiswa.
Menutup
amanatnya, Prof. Azni mengajak seluruh civitas academica untuk membangun niat
yang baik dalam menjalankan tugas. Bekerja di lingkungan perguruan tinggi,
menurutnya, tidak hanya merupakan kewajiban profesional, tetapi juga bagian
dari pengabdian kepada Allah SWT.
“Mari
kita niatkan bahwa hari ini kita bekerja karena Allah. Dengan niat yang baik,
mudah-mudahan Allah SWT memberkahi pekerjaan kita dan memberikan kebaikan dari
setiap pengabdian yang kita lakukan,” pungkasnya.
Apel
pagi tersebut menjadi momentum awal bagi pimpinan dan seluruh civitas academica
STAIN SAR Kepri untuk memperkuat komunikasi, kedisiplinan, serta budaya kerja
yang berorientasi pada efektivitas dan pelayanan akademik.
Dengan
semangat kerja yang terukur, komunikasi yang terbuka, dan komitmen menempatkan
mahasiswa sebagai prioritas, STAIN SAR Kepri diharapkan mampu membangun budaya
kelembagaan yang semakin profesional, adaptif, dan berorientasi pada mutu. (LF)
Perkuat Komunikasi Kelembagaan, Ketua STAIN Kepri Terima Kunjungan Silaturahmi Polres Bintan