السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau mengukuhkan tiga Wakil Ketua untuk periode 2026–2030 dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung di Auditorium Razali Jaya, Jumat (21/8/2026). Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Prof. Dr. Azni, M.Ag., dan dihadiri unsur pimpinan, dosen, serta tenaga kependidikan.
Ketiga
pejabat yang dilantik tersebut masing-masing adalah Dr. M. Taufiq, M.S.I.
sebagai Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kelembagaan; Sella Kurnia Sari, M.Sc.
sebagai Wakil Ketua II Bidang Administrasi, Umum, Perencanaan, dan Keuangan;
serta Aris Bintania, M.Ag. sebagai Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan dan
Kerja Sama.
Pelantikan
tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola kelembagaan
sekaligus menandai dimulainya periode kepemimpinan baru di lingkungan STAIN SAR
Kepri. Kehadiran tiga Wakil Ketua diharapkan mampu memperkuat sinergi lintas
bidang dalam mendukung agenda pengembangan institusi.
Dalam
sambutannya, Ketua STAIN SAR Kepri, Prof. Dr. Azni, M.Ag., menyampaikan bahwa
pelantikan tersebut merupakan momentum yang patut disyukuri sekaligus menjadi
awal dari tanggung jawab baru bagi pejabat yang menerima amanah.
Ia menyampaikan harapan agar kepemimpinan periode 2026–2030 dapat membawa STAIN SAR Kepri semakin berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat Kepulauan Riau.


“Mudah-mudahan
amanah ini membawa keberkahan bagi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau
dalam rangka mewujudkan lembaga pendidikan yang besar dan semakin maju di
Kepulauan Riau,” ujarnya.
Prof.
Azni juga memberikan apresiasi kepada para pimpinan terdahulu yang telah
meletakkan fondasi penting bagi perkembangan STAIN SAR Kepri. Menurutnya,
capaian yang telah diraih institusi merupakan hasil dari proses panjang dan
kerja bersama yang perlu dilanjutkan serta dikembangkan.
“Saya
menyampaikan terima kasih kepada para Ketua periode sebelumnya yang telah
bersusah payah membawa STAIN sampai pada kondisi seperti sekarang. Amanah yang
diberikan kepada kami adalah untuk melanjutkan kemajuan yang telah dirintis
sekaligus mewujudkan cita-cita bersama,” tuturnya.
Lebih
lanjut, ia menegaskan bahwa agenda pengembangan kelembagaan, termasuk cita-cita
transformasi STAIN SAR Kepri menuju institut, tidak dapat diwujudkan oleh
pimpinan secara individual. Dibutuhkan keterlibatan seluruh civitas academica
melalui kolaborasi, komitmen, dan semangat yang sama.
“Perjuangan ini tidak akan terwujud jika hanya dilakukan oleh saya bersama tiga Wakil Ketua. Ini adalah perjuangan dan cita-cita kita bersama. Karena itu, saya mengajak seluruh civitas academica untuk bersama-sama memberikan semangat dan kontribusi dalam mewujudkan cita-cita tersebut,” katanya.




Menurutnya,
transformasi kelembagaan merupakan kebutuhan strategis bagi perguruan tinggi
Islam negeri di Kepulauan Riau. Sebagai satu-satunya PTKIN di provinsi
tersebut, STAIN SAR Kepri dinilai memiliki tanggung jawab untuk terus
meningkatkan kapasitas kelembagaan, akademik, dan pelayanan kepada masyarakat.
Ia pun
mengajak seluruh jajaran kampus untuk memandang jabatan bukan sebagai tujuan,
melainkan sebagai amanah dan ruang pengabdian.
“Jabatan
bukanlah tujuan. Jabatan adalah amanah untuk menjalankan tanggung jawab. Karena
itu, berikan ruang dan dukungan kepada kami untuk membawa STAIN ini bergerak
maju. Mari kita bersama-sama melangkah menuju cita-cita yang telah kita
bangun,” tegasnya.
Dalam
kesempatan tersebut, Prof. Azni juga mengajak seluruh civitas academica untuk
meninggalkan berbagai persoalan masa lalu yang tidak lagi relevan dengan agenda
pengembangan institusi. Menurutnya, energi kelembagaan perlu diarahkan untuk
membangun masa depan melalui kerja sama dan persatuan.
“Mari kita bersatu padu mencapai cita-cita kita. Lupakan persoalan-persoalan yang sudah berlalu dan tidak penting. Kita fokus ke depan, bekerja bersama, dan berupaya secepatnya mewujudkan cita-cita kelembagaan kita,” pesannya.
.jpeg)

Pelantikan
tiga Wakil Ketua periode 2026–2030 sekaligus diharapkan menjadi energi baru
bagi penguatan tata kelola STAIN SAR Kepri. Masing-masing bidang memiliki peran
strategis dalam memastikan pengembangan akademik, pengelolaan administrasi dan
keuangan, serta penguatan kemahasiswaan dan jejaring kerja sama berjalan secara
sinergis.
Dengan
amanah baru tersebut, ketiga Wakil Ketua diharapkan mampu memperkuat koordinasi
dan kolaborasi bersama seluruh unsur civitas academica dalam menghadirkan tata
kelola perguruan tinggi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada
peningkatan mutu.
Momentum
pelantikan akhirnya tidak sekadar menjadi seremoni pergantian dan pengukuhan
pejabat, tetapi menjadi penanda dimulainya babak baru perjalanan STAIN SAR
Kepri. Dari amanah kepemimpinan, institusi diharapkan semakin solid; dari
soliditas, lahir transformasi; dan dari transformasi, tumbuh perguruan tinggi
Islam yang semakin berdaya bagi Kepulauan Riau. (LF)
Mahasiswa Prodi KPI STAIN Kepri Raih Prestasi pada Turnamen Tenis PELTI Cup VI Kota Tanjungpinang