السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Generasi Z memiliki posisi strategis dalam membentuk masa depan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Menyadari pentingnya literasi tersebut, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) dan Program Studi Akuntansi Syariah (AKS) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau berkolaborasi dengan Kolej Universiti Islam Johor Sultan Ibrahim (KUIJSI), Malaysia, menyelenggarakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertaraf internasional dengan topik “Sosialisasi Sistem Manajemen Lembaga Keuangan Syariah pada Gen-Z”, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan
yang diikuti dosen dan mahasiswa Prodi MBS dan AKS STAIN SAR Kepri serta
pensyarah dan pelajar KUIJSI Malaysia tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus
pertukaran perspektif mengenai pengelolaan lembaga keuangan berdasarkan
prinsip-prinsip syariah.
Kegiatan
ini dilatarbelakangi oleh pentingnya meningkatkan pemahaman generasi muda
terhadap sistem pengelolaan keuangan syariah. Sebagai generasi yang akan
mengambil peran dalam berbagai sektor ekonomi, Gen Z perlu memiliki pemahaman
yang memadai mengenai prinsip, tata kelola, dan manfaat lembaga keuangan
syariah.
Melalui
sosialisasi tersebut, peserta diperkenalkan pada konsep pengelolaan lembaga
keuangan syariah sekaligus didorong untuk memahami pentingnya penerapan prinsip
syariah dalam aktivitas ekonomi. Literasi tersebut diharapkan dapat membentuk
generasi muda yang tidak hanya memahami konsep keuangan, tetapi juga mampu
mengambil keputusan finansial secara bijak dan bertanggung jawab.
Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) STAIN SAR Kepri, Kamaruzaman, M.M., menjelaskan bahwa PKM kolaborasi internasional tersebut merupakan bagian dari upaya perguruan tinggi memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai peran strategis lembaga keuangan syariah.

“Gen Z
merupakan generasi penerus yang akan mengisi berbagai lini perekonomian. Karena
itu, pemahaman mengenai sistem manajemen lembaga keuangan syariah perlu
diperkuat sejak dini agar mereka mampu menjadi generasi yang memahami sekaligus
mengampanyekan pentingnya pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip syariah,”
jelasnya.
Menurutnya,
literasi keuangan syariah tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap
produk dan layanan keuangan, tetapi juga menyangkut nilai keadilan,
transparansi, amanah, serta tanggung jawab dalam mengelola sumber daya ekonomi.
Ia
menambahkan, keterlibatan mahasiswa dan pelajar dari dua negara menjadikan
kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam membangun wawasan lintas
budaya sekaligus memperluas jejaring akademik internasional.
“PKM
ini tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan, tetapi juga ruang bagi
mahasiswa dan pelajar Indonesia dan Malaysia untuk bertukar pengalaman mengenai
perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di masing-masing negara,” tambahnya.
Sementara itu, Dekan Sekolah Muamalat dan Pengurusan KUIJSI, Puan Nur Hafizah Binti Jamaluddin, mengapresiasi pelaksanaan PKM kolaborasi internasional tersebut. Menurutnya, kegiatan bersama antara perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia menjadi langkah penting dalam memperluas pengalaman akademik mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan kedua institusi.

Ia
menilai pengabdian kepada masyarakat yang melibatkan generasi muda dari dua
negara memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih luas karena peserta tidak
hanya memperoleh materi secara akademik, tetapi juga berkesempatan membangun
komunikasi dan memahami perspektif lintas negara mengenai ekonomi syariah.
Kolaborasi
STAIN SAR Kepri dan KUIJSI Malaysia tersebut sekaligus menunjukkan bahwa
pengabdian kepada masyarakat dapat dikembangkan dalam lingkup internasional
dengan mengangkat isu yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Literasi
keuangan syariah menjadi salah satu aspek penting dalam menyiapkan generasi
yang mampu berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi yang inklusif, beretika,
dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Melalui
kegiatan ini, STAIN SAR Kepri dan KUIJSI Malaysia menegaskan komitmen untuk
terus mengembangkan kolaborasi akademik yang tidak berhenti pada pertukaran
pengetahuan, tetapi diwujudkan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan
pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan generasi masa
depan. (LF/KMZ)
PKM Internasional, STAIN SAR Kepri–KUIJSI Malaysia Siapkan Gen-Z Melek Keuangan Syariah
Doa Menag Nasaruddin Umar: Menyatukan Hati dan Merawat Indonesia dalam Semangat Kemerdekaan