السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Wujud Ekoteologi di Desa Kelong, KKN STAIN Kepri Tanam Bibit Pohon di KUA dan Puskesmas Kelong, dan Fasilitas Umum

  • 06 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 13
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Sejumlah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menanam bibit pohon di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) dan UPTD Puskesmas Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Rabu (6/8). Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berupaya menerjemahkan konsep ekoteologi ke dalam aksi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu lingkungan, penanaman pohon dipilih sebagai langkah sederhana yang dinilai mampu memberikan manfaat jangka panjang. Selain memperindah kawasan fasilitas publik, keberadaan pohon juga berfungsi menjaga kualitas udara, menghadirkan keteduhan, serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Kegiatan diawali dengan penyiapan lahan dan penentuan titik tanam. Mahasiswa KKN bersama pihak KUA dan UPTD Puskesmas Kelong kemudian bergotong royong menanam bibit pohon di sejumlah titik yang telah disiapkan. Suasana kebersamaan tampak mewarnai jalannya kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut.

Ketua Kelompok KKN Desa Kelong, Muhammad Syafiq, mengatakan bahwa penanaman pohon bukan sekadar kegiatan penghijauan, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup.

“Melestarikan lingkungan tidak harus dimulai dari hal yang besar. Menanam satu pohon saja sudah menjadi bentuk kontribusi nyata untuk masa depan. Kami ingin mengajak masyarakat melihat bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Syafiq, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari implementasi nilai-nilai ekoteologi yang mengajarkan pentingnya hubungan harmonis antara manusia dan alam.

“Sebagai mahasiswa perguruan tinggi keagamaan, kami memandang bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian dari amanah yang harus dijalankan. Alam bukan hanya untuk dimanfaatkan, tetapi juga dirawat dan diwariskan dalam kondisi yang baik kepada generasi berikutnya,” katanya.

Pemilihan KUA dan UPTD Puskesmas Kelong sebagai lokasi penanaman bukan tanpa alasan. Kedua fasilitas publik tersebut setiap hari menjadi tempat masyarakat memperoleh layanan keagamaan dan kesehatan. Kehadiran pohon diharapkan dapat menghadirkan suasana yang lebih teduh dan nyaman bagi pengunjung maupun petugas.

Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bahwa upaya menjaga lingkungan dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Bagi mahasiswa KKN, penghijauan tidak hanya berkaitan dengan estetika, tetapi juga bagian dari ikhtiar menjaga keseimbangan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat.


Melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat dalam jangka panjang. Dari halaman KUA dan Puskesmas di Desa Kelong, pesan tentang pentingnya merawat alam diharapkan terus tumbuh, sebagaimana pohon-pohon yang hari itu ditanam bersama. (Gby/Syafiq)