السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa STAIN SAR Kepri Tanam 200 Mangrove dan Resmikan Lapak Baca di Pesisir Indragiri Hilir

  • 09 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 94
Berita Utama

Riau, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Program Studi Hukum Ekonomi Syariah STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Awalludin Rahmadi, memimpin pelaksanaan kegiatan HIMARIAU Mangrove Action 2026 yang digelar di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Minggu (9/8). Kegiatan tersebut menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, penguatan literasi, dan pelestarian lingkungan pesisir.

Awalludin yang saat ini menempuh pendidikan pada Semester II dipercaya sebagai Ketua Pelaksana kegiatan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Riau (HIMARIAU) Kepulauan Riau bekerja sama dengan Mahasiswa Pecinta Alam Ar-Risalah (MAPARSA). Kegiatan dipusatkan di Aula Bukhori Institut Agama Islam (IAI) Ar-Risalah Indragiri Hilir dan melibatkan berbagai elemen masyarakat serta pemangku kepentingan di Kecamatan Kateman.

Rangkaian kegiatan diawali dengan edukasi lingkungan kepada generasi muda yang melibatkan pelajar dari berbagai sekolah di Kecamatan Kateman. Peserta berasal dari unsur Pramuka, Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), dan organisasi kepemudaan lainnya. Edukasi tersebut bertujuan menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan lingkungan hidup.

Selain edukasi, kegiatan juga diisi dengan penanaman 200 bibit mangrove di kawasan pesisir sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap upaya konservasi lingkungan. Penanaman mangrove dinilai penting mengingat vegetasi tersebut memiliki peran strategis dalam mencegah abrasi, menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, serta menjadi habitat berbagai biota laut.

Salah satu program yang mendapat perhatian khusus dalam kegiatan ini adalah peresmian Lapak Baca SILAM. Fasilitas tersebut dihadirkan sebagai ruang literasi bagi anak-anak dan masyarakat di Kecamatan Kateman guna memperluas akses terhadap bahan bacaan dan pengetahuan.

Awalludin Rahmadi mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab mahasiswa untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan.

"Kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa bukan hanya kelompok yang belajar untuk mendapatkan gelar, tetapi juga memiliki tanggung jawab intelektual dan sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Apa yang kami pelajari harus mampu kembali menjadi manfaat bagi daerah dan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, Lapak Baca SILAM diharapkan dapat menjadi ruang belajar yang mendorong minat baca anak-anak sekaligus memperluas wawasan mereka. Sementara penanaman mangrove dan kegiatan sosial menjadi simbol kepedulian generasi muda terhadap keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Kateman Akapriadi, Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar, civitas akademika IAI Ar-Risalah Indragiri Hilir, tokoh masyarakat, serta mahasiswa dari berbagai organisasi kepemudaan di Kecamatan Kateman. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjawab tantangan sosial, pendidikan, dan lingkungan di wilayah pesisir.

Melalui HIMARIAU Mangrove Action 2026, mahasiswa STAIN SAR Kepri bersama HIMARIAU Kepulauan Riau dan MAPARSA menunjukkan bahwa peran mahasiswa tidak terbatas pada ruang perkuliahan. Pengabdian kepada masyarakat, penguatan budaya literasi, serta kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian dari kontribusi nyata yang dapat dilakukan untuk mendukung pembangunan daerah.

Program tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan yang diperoleh di perguruan tinggi memiliki nilai ketika mampu dihadirkan dalam bentuk aksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian, mahasiswa diharapkan dapat terus menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan daerah. (Gby/Awal)