السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Menanam Harapan di Pesisir, Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Gerakkan Pelestarian Mangrove di Desa Sugie

  • 10 Agustus 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 207
Kegiatan Mahasiswa

Karimun, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan diwujudkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui kegiatan pengumpulan dan pemindahan bibit mangrove di kawasan pesisir Desa Sugie, Senin (10/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir. Dengan turun langsung ke kawasan pantai, mahasiswa bersama masyarakat mengumpulkan dan memindahkan bibit mangrove yang selanjutnya dipersiapkan untuk kegiatan penanaman.

Sejak pagi, mahasiswa KKN terlibat dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari mencari bibit, mengangkat, hingga menata dan memindahkan bibit ke lokasi yang telah dipersiapkan. Aktivitas tersebut dilakukan secara gotong royong sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendukung keberlanjutan lingkungan Desa Sugie.

Salah seorang mahasiswa KKN mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga lingkungan, khususnya ekosistem pesisir yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat kepulauan.

“Kegiatan ini mengajarkan kami bahwa menjaga lingkungan tidak cukup hanya dengan memahami pentingnya kelestarian alam, tetapi juga membutuhkan tindakan nyata. Bibit yang kami kumpulkan hari ini diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan Desa Sugie,” ungkapnya.

Mangrove memiliki fungsi ekologis yang penting bagi kawasan pesisir. Selain membantu mengurangi dampak abrasi, keberadaan mangrove turut menjaga kualitas ekosistem pesisir dan menjadi habitat bagi berbagai jenis biota. Karena itu, upaya pelestarian mangrove menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus keberlanjutan sumber daya pesisir.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas lingkungan, melainkan bagian dari proses pembelajaran sosial yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan persoalan nyata di tengah masyarakat. Melalui keterlibatan langsung, mahasiswa didorong untuk membangun kepedulian, mengembangkan semangat gotong royong, serta mengambil peran dalam menjawab persoalan lingkungan di wilayah pengabdian.

Melalui kegiatan pengumpulan dan pemindahan bibit mangrove tersebut, mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri berharap langkah sederhana yang dilakukan bersama dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Sugie. Setiap bibit yang dipersiapkan menjadi simbol harapan bagi terciptanya kawasan pesisir yang lebih hijau, terlindungi, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa menjaga lingkungan membutuhkan kolaborasi dan tindakan nyata. Dari satu bibit yang dirawat, tumbuh harapan; dari langkah kecil yang dilakukan bersama, terbuka peluang bagi perubahan yang lebih besar bagi lingkungan dan generasi mendatang. (LF/KKN Desa Sugie)