السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Menanamkan kepedulian terhadap lingkungan tidak harus menunggu seseorang beranjak dewasa. Berangkat dari semangat tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 8 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan sosialisasi edukasi pengelolaan sampah di SD Negeri 001 Gunung Kijang, Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang, Kamis (30/7/2026).
Kegiatan
ini merupakan bagian dari implementasi program kerja KKN bertema ekoteologi
yang berfokus pada pembentukan karakter peduli lingkungan sejak usia dini.
Kehadiran
mahasiswa KKN disambut hangat oleh Kepala SD Negeri 001 Gunung Kijang, Jumadi,
beserta para guru. Antusiasme pihak sekolah mencerminkan komitmen bersama dalam
menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya memperkuat aspek akademik, tetapi
juga menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta
didik.
Dalam
kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan edukasi mengenai pentingnya
pengelolaan sampah melalui kebiasaan memilah sampah berdasarkan jenisnya, yaitu
sampah organik, anorganik, dan residu. Materi disampaikan secara interaktif
dengan menggunakan contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari
sehingga mudah dipahami oleh para siswa.
Suasana
pembelajaran berlangsung dinamis ketika para siswa diajak berdiskusi, menjawab
pertanyaan, serta mempraktikkan cara mengelompokkan sampah sesuai kategorinya.
Pendekatan partisipatif tersebut membuat siswa lebih mudah memahami bahwa
setiap jenis sampah memerlukan penanganan yang berbeda demi menjaga kelestarian
lingkungan.
Kepala
SD Negeri 001 Gunung Kijang, Jumadi, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN yang
menghadirkan pembelajaran kontekstual bagi peserta didik.
"Kami
sangat mengapresiasi adik-adik KKN Kelompok 8 yang telah melaksanakan kegiatan
edukasi ini. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat bagi anak-anak karena
mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan melalui kebiasaan memilah sampah.
Kami berharap adik-adik KKN dapat kembali berkunjung dan menghadirkan kegiatan
edukatif lainnya di SD Negeri 001 Gunung Kijang," ujarnya.
Bagi
mahasiswa KKN Kelompok 8, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun
kesadaran ekologis melalui pendidikan. Edukasi mengenai pengelolaan sampah
dipandang sebagai langkah awal untuk membentuk kebiasaan positif yang
diharapkan terus diterapkan oleh para siswa, baik di lingkungan sekolah maupun
di rumah.
Perwakilan
mahasiswa KKN Kelompok 8 menyampaikan bahwa pendidikan lingkungan memiliki
peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
"Kami
percaya bahwa pendidikan adalah benih perubahan. Ketika seorang anak mulai
memahami cara mencintai lingkungannya, maka satu langkah kecil telah diambil
untuk menjaga bumi bagi generasi yang akan datang," ungkapnya.
Melalui
kegiatan ini, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau tidak hanya
menghadirkan edukasi mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga menanamkan nilai
tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi
ekoteologi. Diharapkan, kebiasaan sederhana seperti memilah sampah dapat
menjadi budaya positif yang terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari para
siswa, sekaligus mendukung terwujudnya lingkungan sekolah yang bersih, sehat,
dan berkelanjutan. (LF/Bintan8)
Mahasiswa KKN Desa Dendun Hadirkan Belajar Kreatif di SDN 002 Mantang
Melatih Kekompakan Sejak Dini, Mahasiswa KKN Dampingi Siswa Berlatih PBB