السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dari Daun Menjadi Karya, Mahasiswa KKN STAIN SAR Kepri Tanamkan Kreativitas dan Cinta Lingkungan melalui Ecoprint

  • 30 Juli 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 94
Kegiatan Mahasiswa

Bintan Pesisir, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau dalam mengintegrasikan pendidikan, kreativitas, dan pelestarian lingkungan kembali diwujudkan melalui penyelenggaraan Workshop Ecoprint di SD Negeri 002 Bintan Pesisir, Desa Kelong.

Kegiatan ini menjadi bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan menumbuhkan kesadaran ekologis sekaligus mengembangkan kreativitas peserta didik melalui pemanfaatan bahan-bahan alami di lingkungan sekitar.

Workshop berlangsung dengan antusias dan diikuti oleh siswa, guru, serta mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada teknik ecoprint, yakni metode mencetak motif alami pada kain menggunakan daun, bunga, dan berbagai jenis tumbuhan tanpa bahan kimia berbahaya. Pendekatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang menggabungkan unsur seni, pendidikan lingkungan, dan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Dalam sesi pelatihan, mahasiswa KKN menjelaskan tahapan pembuatan ecoprint, mulai dari pemilihan daun yang memiliki karakteristik warna dan tekstur yang baik, penyusunan pola pada kain, teknik penggulungan, hingga proses pengukusan agar motif alami dapat tercetak secara optimal. Setelah mendapatkan penjelasan, para siswa diberi kesempatan mempraktikkan secara langsung setiap tahapan dengan pendampingan mahasiswa.

Perwakilan mahasiswa KKN menjelaskan bahwa workshop ini dirancang tidak hanya untuk melatih keterampilan berkarya, tetapi juga membangun kesadaran peserta didik mengenai pentingnya menjaga lingkungan melalui aktivitas kreatif.

"Melalui ecoprint, kami ingin memperkenalkan kepada siswa bahwa alam di sekitar mereka menyimpan potensi yang luar biasa. Daun dan bunga yang sering dianggap biasa ternyata dapat diolah menjadi karya seni yang bernilai. Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini," jelasnya Kamis, (30/7/2026).

Selain mengembangkan keterampilan seni, kegiatan ini juga mengajak siswa mengenali berbagai jenis tanaman yang terdapat di lingkungan sekolah. Dengan demikian, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman berkarya, tetapi juga memahami pentingnya menjaga keberlangsungan alam sebagai sumber inspirasi dan kehidupan.

Pihak SD Negeri 002 Bintan Pesisir memberikan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut. Menurut pihak sekolah, kegiatan ini menghadirkan pengalaman belajar yang inovatif karena mampu mengintegrasikan pendidikan karakter, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam satu rangkaian pembelajaran yang menyenangkan.

"Workshop ini memberikan pengalaman baru bagi peserta didik. Mereka belajar bahwa lingkungan sekitar memiliki banyak potensi yang dapat dimanfaatkan menjadi karya kreatif tanpa merusak alam. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari pembelajaran yang kontekstual dan bermakna," ujarnya.

Melalui Workshop Ecoprint, mahasiswa KKN STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berharap dapat menginspirasi siswa untuk terus berkreasi dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang tersedia di lingkungan sekitar. Selain menghasilkan karya seni yang unik dan bernilai estetis, kegiatan ini menjadi media edukasi yang efektif dalam menanamkan kecintaan terhadap lingkungan serta membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam bagi generasi masa depan. (LF/KKN Desa Kelong)