السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Implementasikan Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz, Mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri Turun Langsung ke TPQ

  • 19 Mei 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 139
Kegiatan Mahasiswa

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan koordinasi pembelajaran lapangan dalam rangka persiapan kegiatan belajar mengajar di TPQ Darussalam Toapaya Asri pada Selasa (19/5/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz yang diampu oleh Islamiyah, M.Ag.

Kegiatan koordinasi diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan diskusi terkait teknis pelaksanaan pembelajaran bersama peserta didik TPQ Darussalam Toapaya Asri. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mempersiapkan berbagai aspek pembelajaran guna mendukung pelaksanaan program yang edukatif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Dalam rapat koordinasi tersebut, mahasiswa membahas pembagian tugas selama proses pembelajaran, penyesuaian materi yang akan disampaikan, hingga metode pembelajaran yang dinilai efektif dan mudah dipahami oleh peserta didik. Selain itu, mahasiswa juga merancang konsep pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan guna meningkatkan motivasi belajar santri TPQ.

Suasana diskusi berlangsung tertib dan penuh semangat kolaboratif. Setiap mahasiswa diberikan ruang untuk menyampaikan ide, pendapat, serta masukan terkait pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang akan dilaksanakan di lapangan. Hal tersebut menjadi bagian dari proses penguatan kemampuan manajerial, komunikasi, dan kerja sama mahasiswa dalam pengelolaan pembelajaran berbasis keagamaan.


Dosen pengampu Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz, Islamiyah, M.Ag., menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran lapangan tersebut menjadi sarana implementasi teori yang telah dipelajari mahasiswa di ruang perkuliahan. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep manajemen rumah tahfidz secara akademik, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman praktis mahasiswa, khususnya dalam mengelola pembelajaran Al-Qur’an yang komunikatif, terstruktur, dan menyenangkan bagi peserta didik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang pengelolaan pendidikan Al-Qur’an sekaligus memperkuat kontribusi akademik mahasiswa kepada masyarakat melalui kegiatan pembelajaran keagamaan.

Melalui koordinasi tersebut, mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri diharapkan mampu melaksanakan pembelajaran lapangan secara optimal serta menghadirkan proses pembelajaran Al-Qur’an yang edukatif, kreatif, dan memberikan manfaat positif bagi peserta didik TPQ Darussalam Toapaya Asri. (LF/Filsha)