السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau dalam ajang kebahasaan tingkat provinsi. Wulan Zapriani, mahasiswi Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), berhasil masuk dalam 10 Besar Finalis Putri pada ajang Pemilihan Duta Bahasa (Pildubas) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.
Ajang
bergengsi yang diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau,
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan
Menengah tersebut berlangsung melalui proses seleksi ketat secara daring dan
luring sejak awal Mei 2026. Malam penganugerahan dilaksanakan pada Kamis
(21/5/2026) di Hotel Alltrue, Tanjungpinang, dan diikuti oleh 20 finalis
terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Riau.
Kegiatan
tersebut diselenggarakan oleh Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau bekerja
sama dengan Ikatan Duta Bahasa Kepulauan Riau (Ikadubas Kepri) sebagai bagian
dari upaya penguatan literasi kebahasaan dan pengembangan generasi muda yang
berkarakter serta berwawasan budaya.
Kepala
Kantor Bahasa Provinsi Kepulauan Riau, Dr. Titik Wijanarti, dalam sambutannya
menegaskan bahwa Duta Bahasa memiliki peran strategis sebagai generasi muda
pelopor penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di ruang publik.
“Duta
Bahasa diharapkan tidak hanya menjadi simbol generasi muda berprestasi, tetapi
juga mampu hadir di tengah masyarakat untuk mengajak masyarakat mengutamakan
bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing secara
seimbang,” ungkapnya.
Ia
juga menekankan bahwa semangat Trigatra Bangun Bahasa menjadi fondasi
penting dalam membangun identitas kebahasaan generasi muda di Kepulauan Riau.
Selama masa karantina, para finalis mendapatkan pembekalan intensif terkait kebahasaan, komunikasi publik, wawasan budaya, hingga penguatan karakter kepemimpinan. Selain itu, peserta juga mengikuti simulasi public speaking dan penyusunan gagasan kebahasaan aplikatif sebagai bagian dari penguatan kompetensi duta bahasa.

Ajang
Pildubas Kepri 2026 menghadirkan dewan juri dari berbagai unsur akademisi,
praktisi, budayawan, dan media, di antaranya Dr. Harry Andheska, Siska Amelia
Maldin, Barozi, serta Aisyah Jali Idris.
Atas
capaian tersebut, Wulan Zapriani mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya
dapat lolos hingga tahap 10 besar finalis putri dalam ajang Duta Bahasa
Kepulauan Riau Tahun 2026.
“Saya
bersyukur dapat masuk 10 besar finalis putri pada ajang Duta Bahasa Kepri tahun
ini. Mohon doa dan dukungan agar diberikan kemudahan pada tahapan selanjutnya,”
ujarnya.
Sementara
itu, Ketua Program Studi Tadris Bahasa Inggris STAIN SAR Kepri, Taqiyuddin,
M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih mahasiswa Prodi TBI
tersebut. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa TBI tidak
hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga mampu berprestasi dalam
bidang kebahasaan dan komunikasi publik di tingkat provinsi.
“Kami
sangat mengapresiasi capaian Wulan Zapriani yang berhasil masuk 10 besar
finalis putri Duta Bahasa Kepri 2026. Semoga dapat terus melangkah hingga babak
final dan terpilih menjadi Duta Bahasa Provinsi Kepulauan Riau,” ungkapnya.
Melalui
capaian tersebut, STAIN SAR Kepri kembali menunjukkan komitmennya dalam
mendukung pengembangan potensi mahasiswa di bidang akademik, kebahasaan, dan
kepemimpinan generasi muda yang berdaya saing serta berkarakter. (LF)
Bangkitkan Spirit Perubahan, SEMA STAIN SAR Kepri Soroti Krisis Idealisme Mahasiswa Era Digital
Mahasiswa TBI STAIN SAR Kepri Tembus 10 Besar Finalis Putri Duta Bahasa Kepri 2026
STAIN SAR Kepri dan TVRI Kepri Perkuat Kolaborasi Broadcasting melalui Penandatanganan MoU
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN