السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau terus mematangkan persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Tahun 2026 melalui rapat koordinasi yang digelar pada Selasa, (12/05), di Ruang P3M STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau.
Rapat tersebut membahas berbagai aspek teknis pelaksanaan KKN, mulai dari persyaratan peserta, jadwal kegiatan, sistem pelaksanaan berbasis digital, hingga langkah-langkah antisipasi keselamatan mahasiswa selama berada di lokasi pengabdian masyarakat.
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Sella Kurnia Sari, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini diharapkan mampu menjadi wadah pengabdian mahasiswa yang tidak hanya berdampak bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat citra positif kampus di tengah masyarakat.
“Melalui KKN ini, mahasiswa diharapkan dapat hadir sebagai agen perubahan, membawa kontribusi nyata, sekaligus memperkenalkan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia KKN Reguler 2026, Firdaus, menjelaskan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini telah terintegrasi dengan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Dengan sistem tersebut, hanya mahasiswa aktif yang telah memenuhi administrasi akademik dan pembayaran semester yang dapat mengikuti proses pendaftaran KKN.
“Seluruh proses dibuat lebih terintegrasi agar memudahkan mahasiswa dan panitia dalam pendataan maupun pelaksanaan kegiatan,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, Kasubbag Layanan Akademik STAIN Kepri, Dvi Afriansyah, menekankan pentingnya keselamatan mahasiswa selama menjalani KKN. Ia memastikan bahwa mahasiswa harus mampu menjaga nama baik kampus sekaligus memperhatikan aspek keamanan selama berada di lokasi pengabdian.
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan KKN tahun ini adalah pentingnya perlindungan dan keselamatan mahasiswa selama menjalankan kegiatan di lapangan. Oleh karena itu, peserta KKN diwajibkan memiliki perlindungan asuransi kecelakaan sebagai langkah antisipatif guna mendukung keamanan dan kenyamanan mahasiswa selama masa pengabdian berlangsung.
“KKN bukan hanya tentang pengabdian, tetapi juga tentang kesiapan dan keselamatan mahasiswa selama berada di lapangan,” ungkapnya.
Panitia juga menjelaskan bahwa lokasi KKN nantinya juga akan mempertimbangkan faktor keamanan, termasuk menghindari wilayah yang sedang dalam proses pembangunan atau konstruksi guna meminimalisasi risiko kecelakaan.

Untuk meminimalisasi kebingungan mahasiswa, panitia juga akan melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu sebelum pembekalan KKN dimulai. Melalui persiapan yang lebih matang dan sistem yang semakin terintegrasi, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berharap pelaksanaan KKN Reguler 2026 dapat berjalan lebih tertib, aman, dan memberikan dampak positif baik bagi mahasiswa maupun masyarakat di lokasi pengabdian. (Gby/Deva)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN