السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau kembali melaksanakan praktik lapangan dalam rangka implementasi Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz yang diampu oleh Islamiyah, M.Ag. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) tersebut dilaksanakan di TPQ Darussalam Toapaya Asri sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam pengelolaan rumah tahfidz dan pembinaan generasi Qur’ani.
Kegiatan
tersebut merupakan pertemuan kedua dalam rangkaian praktik lapangan mahasiswa
IAT dan berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB. Suasana
pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh antusias dengan melibatkan
peserta didik TPQ dan MDTA Darussalam.
Rangkaian
kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran
tajwid yang dipandu oleh salah satu mahasiswa, Muhammad Rauf Amrullah. Dalam
sesi tersebut, mahasiswa menerapkan metode pengulangan materi tajwid secara
bersama-sama guna membantu peserta didik memperkuat pemahaman dan daya ingat
terhadap hukum bacaan Al-Qur’an.
Untuk
menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan juga diselingi dengan ice
breaking berupa pengenalan huruf-huruf tajwid kepada peserta didik.
Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan partisipasi dan semangat belajar
anak-anak selama proses pembelajaran berlangsung.

Selanjutnya,
pembelajaran tahsin dipandu oleh mahasiswi Siti Wahdaniah Nur Annisa dengan
fokus pada bacaan QS. Ad-Duha ayat 1–11. Metode pembelajaran dilakukan melalui
praktik mencontohkan bacaan terlebih dahulu, kemudian peserta didik membaca
secara bergiliran untuk dilakukan evaluasi dan koreksi makharijul huruf serta
ketepatan tajwid.
Selain
pembelajaran utama, mahasiswa juga menghadirkan kuis interaktif yang dipandu
oleh Reno Desta Saputra dan Rabatul Adawiyah. Kegiatan tersebut dilakukan
melalui konsep keberanian membaca Al-Qur’an di hadapan peserta lainnya,
disertai pertanyaan seputar hukum tajwid yang terdapat dalam QS. Ad-Duha.
Peserta didik yang berhasil menjawab pertanyaan dengan baik diberikan hadiah
sebagai bentuk apresiasi dan motivasi belajar.
Pada waktu yang bersamaan, kegiatan pembelajaran MDTA Darussalam juga berlangsung di ruangan berbeda dengan pendampingan dari Faiz Laksmana Saragih, Astriani Felisha Mardani, dan Syahfitri Pasaribu. Kegiatan difokuskan pada penyimakan hafalan surah-surah pendek mulai dari QS. Ad-Duha hingga QS. An-Nas.

Mahasiswa
menerapkan metode kuis hafalan dengan konsep melanjutkan ayat yang dibacakan
secara acak. Metode tersebut tidak hanya melatih daya ingat peserta didik,
tetapi juga membangun keberanian dan rasa percaya diri anak-anak dalam
menghafal Al-Qur’an.
Secara
keseluruhan, kegiatan praktik lapangan berlangsung tertib, lancar, dan mendapat
respons positif dari peserta didik maupun pengelola TPQ Darussalam. Melalui
kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis dalam
pengelolaan pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga mengembangkan kemampuan
komunikasi, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai-nilai
Qur’ani.
Kegiatan
ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa IAT
STAIN SAR Kepri sekaligus memperkuat kontribusi kampus dalam mendukung
pembinaan generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia. (LF/Wadaniah)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN