السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri Hadirkan Pembelajaran Qur’ani Interaktif di TPQ Darussalam

  • 05 Mei 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 14
Kabar Prodi

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau kembali melaksanakan praktik lapangan dalam rangka implementasi Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfidz yang diampu oleh Islamiyah, M.Ag. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (5/5/2026) tersebut dilaksanakan di TPQ Darussalam Toapaya Asri sebagai bagian dari penguatan kompetensi mahasiswa dalam pengelolaan rumah tahfidz dan pembinaan generasi Qur’ani.

Kegiatan tersebut merupakan pertemuan kedua dalam rangkaian praktik lapangan mahasiswa IAT dan berlangsung sejak pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB. Suasana pembelajaran berlangsung interaktif dan penuh antusias dengan melibatkan peserta didik TPQ dan MDTA Darussalam.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pembelajaran tajwid yang dipandu oleh salah satu mahasiswa, Muhammad Rauf Amrullah. Dalam sesi tersebut, mahasiswa menerapkan metode pengulangan materi tajwid secara bersama-sama guna membantu peserta didik memperkuat pemahaman dan daya ingat terhadap hukum bacaan Al-Qur’an.

Untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan juga diselingi dengan ice breaking berupa pengenalan huruf-huruf tajwid kepada peserta didik. Pendekatan tersebut dinilai mampu meningkatkan partisipasi dan semangat belajar anak-anak selama proses pembelajaran berlangsung.


Selanjutnya, pembelajaran tahsin dipandu oleh mahasiswi Siti Wahdaniah Nur Annisa dengan fokus pada bacaan QS. Ad-Duha ayat 1–11. Metode pembelajaran dilakukan melalui praktik mencontohkan bacaan terlebih dahulu, kemudian peserta didik membaca secara bergiliran untuk dilakukan evaluasi dan koreksi makharijul huruf serta ketepatan tajwid.

Selain pembelajaran utama, mahasiswa juga menghadirkan kuis interaktif yang dipandu oleh Reno Desta Saputra dan Rabatul Adawiyah. Kegiatan tersebut dilakukan melalui konsep keberanian membaca Al-Qur’an di hadapan peserta lainnya, disertai pertanyaan seputar hukum tajwid yang terdapat dalam QS. Ad-Duha. Peserta didik yang berhasil menjawab pertanyaan dengan baik diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi belajar.

Pada waktu yang bersamaan, kegiatan pembelajaran MDTA Darussalam juga berlangsung di ruangan berbeda dengan pendampingan dari Faiz Laksmana Saragih, Astriani Felisha Mardani, dan Syahfitri Pasaribu. Kegiatan difokuskan pada penyimakan hafalan surah-surah pendek mulai dari QS. Ad-Duha hingga QS. An-Nas.


Mahasiswa menerapkan metode kuis hafalan dengan konsep melanjutkan ayat yang dibacakan secara acak. Metode tersebut tidak hanya melatih daya ingat peserta didik, tetapi juga membangun keberanian dan rasa percaya diri anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an.

Secara keseluruhan, kegiatan praktik lapangan berlangsung tertib, lancar, dan mendapat respons positif dari peserta didik maupun pengelola TPQ Darussalam. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman praktis dalam pengelolaan pembelajaran Al-Qur’an, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai-nilai Qur’ani.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran aplikatif bagi mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri sekaligus memperkuat kontribusi kampus dalam mendukung pembinaan generasi muda yang cinta Al-Qur’an dan berakhlak mulia. (LF/Wadaniah)