السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau kembali meneguhkan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan tata kelola kelembagaan melalui kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilaksanakan pada Jumat (8/5/2026) di Gedung Kuliah Terpadu Ruang Rapat Dosen STAIN SAR Kepri.
Kegiatan
tersebut dihadiri oleh seluruh unsur pimpinan, ketua dan sekretaris program
studi, kepala pusat, kepala laboratorium, dosen, serta tenaga kependidikan di
lingkungan STAIN SAR Kepri. Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama
Provinsi Kepulauan Riau, Dr. H. Zoztafia, S.Ag., M.Pd.I., serta Dewan Penyantun
STAIN SAR Kepri, Datuk Dr. H. Hardi Selamat Hood, M.Si.
Pembinaan
ASN menghadirkan Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal
Kementerian Agama Republik Indonesia, Dr. Muhammad Zain, M.Ag., sebagai
narasumber utama dengan materi yang menitikberatkan pada penguatan manajemen
talenta, pengembangan kualitas ASN, serta arah kebijakan pengelolaan sumber
daya manusia di lingkungan Kementerian Agama.
Ketua
STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan
apresiasi atas kehadiran Kepala Biro SDM Setjen Kemenag RI yang dinilai
memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan dan pengembangan kampus STAIN SAR
Kepri sejak awal berdiri.
Ia menegaskan bahwa STAIN SAR Kepri terus berupaya membangun identitas kelembagaan berbasis tiga pilar utama, yakni keislaman, keilmuan, dan kemelayuan sebagai distingsi akademik perguruan tinggi keagamaan Islam di wilayah perbatasan.
“Nilai kemelayuan menjadi basis penting dalam pengembangan budaya akademik dan pendidikan di kampus ini. Karena itu, STAIN SAR Kepri terus memperkuat laboratorium kemelayuan, laboratorium keagamaan, serta pengembangan program akademik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.


Dr. Faisal
juga memaparkan perkembangan institusi yang saat ini telah memiliki 13 program
studi, terdiri atas 11 program sarjana dan dua program pascasarjana. Selain
itu, lima program studi telah meraih predikat akreditasi “Baik Sekali”,
sementara perpustakaan kampus berhasil memperoleh akreditasi A tingkat
nasional.
Ia
turut menekankan pentingnya penguatan kualitas SDM dosen dan tenaga
kependidikan, terutama dalam percepatan studi lanjut serta pengembangan
kompetensi ASN di lingkungan kampus.
“Alhamdulillah,
sekitar 20 persen tenaga pendidik kita telah menyelesaikan pendidikan doktoral.
Ini menjadi modal penting untuk memperkuat kualitas akademik dan tata kelola
kelembagaan ke depan,” tambahnya.
Sementara
itu, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, menyampaikan
bahwa penguatan manajemen ASN menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan
pendidikan dan keagamaan di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki karakter
geografis kepulauan.
Ia
mengungkapkan bahwa kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan Kementerian
Agama Kepulauan Riau masih menjadi tantangan, terutama pada wilayah-wilayah
perbatasan dan kepulauan terluar.
“Kondisi
geografis Kepulauan Riau membutuhkan penguatan manajemen dan distribusi SDM
yang tepat agar pelayanan pendidikan dan keagamaan dapat berjalan optimal,”
ujarnya.
Dalam sesi pembinaan, Muhammad Zain menekankan pentingnya transformasi pola pikir ASN menuju budaya kerja yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kualitas layanan publik.

Ia
juga menyoroti pentingnya manajemen talenta sebagai strategi dalam membangun
SDM unggul di lingkungan Kementerian Agama, termasuk melalui penguatan
kompetensi, percepatan karier berbasis kinerja, dan pengembangan kapasitas
akademik dosen.
Selain
itu, Muhammad Zain mengapresiasi perkembangan STAIN Sultan Abdurrahman
Kepulauan Riau yang dinilai memiliki potensi besar sebagai perguruan tinggi
Islam unggulan di wilayah perbatasan Indonesia.
Kegiatan
berlangsung interaktif melalui sesi diskusi yang membahas berbagai isu
strategis, mulai dari pengembangan karier ASN, tugas belajar dosen, percepatan
kenaikan jabatan akademik, hingga strategi penguatan kelembagaan menuju
transformasi institusi yang lebih maju.
Melalui
kegiatan pembinaan ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau diharapkan
semakin mampu membangun tata kelola ASN yang profesional, adaptif, dan
berintegritas, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam
mendukung pengembangan pendidikan tinggi Islam yang unggul dan berdaya saing.
(LF/Gby)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN