السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Integrasikan Teori dan Pengabdian, Mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri Praktik Manajemen Rumah Tahfiz di Tengah Masyarakat

  • 05 Mei 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 82
Kegiatan Mahasiswa

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau terus mendorong penguatan pembelajaran berbasis praktik melalui keterlibatan langsung mahasiswa di tengah masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan praktik lapangan mahasiswa semester VI Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) pada mata kuliah Manajemen Rumah Tahfiz yang diampu oleh Islamiyah, M.Ag.

Kegiatan praktik lapangan dilaksanakan pada Selasa (5/5/2026) di kantor Yakesma Kepulauan Riau dengan melibatkan mahasiswa semester VI, yakni Diva Rahmadani Afkar, Adilla Marsya Naya, Muhammad Ziyan Manurung, Maulana Abdillah Situmorang, Sri Mulyani, dan Salsabilla Rahmadhani.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa turut berpartisipasi membantu gotong royong penataan salah satu rumah wakaf milik warga yang diamanahkan untuk dijadikan Rumah Qur’an bagi mahasiswa putra di kawasan Tanjung Unggat, Tanjungpinang. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran lapangan yang bertujuan memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pengelolaan lembaga tahfiz dan pemberdayaan masyarakat berbasis Al-Qur’an.


Selain membantu proses penataan dan persiapan rumah wakaf, mahasiswa juga memperoleh pengalaman langsung terkait tata kelola Rumah Qur’an, penguatan manajemen kelembagaan, serta nilai-nilai sosial dan dakwah dalam pengembangan pendidikan Al-Qur’an di masyarakat.

Dosen pengampu mata kuliah, Islamiyah, M.Ag., menegaskan bahwa praktik lapangan menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa agar tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu secara nyata di lapangan.

“Melalui praktik lapangan ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara langsung bagaimana pengelolaan Rumah Qur’an dijalankan, sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial, semangat kolaborasi, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur’an,” tegasnya.


Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial-keagamaan seperti ini merupakan bentuk penguatan kompetensi akademik sekaligus pembentukan karakter mahasiswa yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kegiatan praktik lapangan tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong. Kehadiran mahasiswa disambut positif oleh pengelola Yakesma Kepulauan Riau serta masyarakat sekitar yang turut mendukung pengembangan Rumah Qur’an sebagai pusat pembinaan generasi Qur’ani.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa IAT STAIN SAR Kepri diharapkan semakin mampu mengintegrasikan keilmuan Al-Qur’an dengan praktik sosial kemasyarakatan, serta menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan Islam yang berorientasi pada dakwah, pemberdayaan, dan pelayanan umat. (LF/Dipa)