السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) Tingkat Kota Tanjungpinang Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Senin hingga Sabtu (27 April–2 Mei 2026) di kawasan Melayu Square tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat syiar Al-Qur’an sekaligus meneguhkan kapasitas intelektual generasi muda Islam.
MTQH
tahun ini dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang beserta jajaran, Dewan Hakim
dan Panitera, delegasi mahasiswa Prodi IAT STAIN SAR Kepri, serta peserta dari
berbagai kafilah dan masyarakat umum. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang
kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan dan pengembangan potensi keagamaan serta
keilmuan berbasis Al-Qur’an dan Hadis.
Mahasiswa
Prodi IAT STAIN SAR Kepri berhasil menunjukkan performa unggul dengan meraih
sejumlah prestasi pada berbagai cabang lomba, khususnya Karya Tulis Ilmiah
Al-Qur’an (KTIQ), qira’at, hadis, dan khattil Qur’an. Adapun capaian tersebut
antara lain:

Keberhasilan
ini mencerminkan integrasi antara kemampuan tekstual, analitis, serta
keterampilan seni dalam memahami dan mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur’an
dan Hadis. MTQH tidak lagi dimaknai semata sebagai perlombaan, melainkan
sebagai medium strategis dalam membumikan ajaran Islam dalam kehidupan sosial
masyarakat.
Salah
satu perwakilan peserta menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih. Ia
menuturkan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan
yang sistematis di lingkungan kampus, khususnya dalam penguatan metodologi
karya tulis ilmiah yang menjadi fondasi utama dalam kompetisi.
“Alhamdulillah,
kami sangat bersyukur atas hasil ini. Bagi kami, kemenangan ini bukan sekadar
capaian prestasi, tetapi juga merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menjaga
dan mengembangkan tradisi keilmuan Islam di Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi IAT STAIN SAR Kepri, Nur Ikhlas, M.Ag., mengapresiasi capaian mahasiswa sebagai bukti nyata kualitas akademik dan pembinaan keilmuan di lingkungan program studi. Ia menegaskan bahwa prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi, baik dalam bidang tilawah, keilmuan, maupun seni Islami.

“Capaian
ini menunjukkan bahwa mahasiswa IAT tidak hanya unggul dalam aspek religius,
tetapi juga dalam penguatan tradisi akademik berbasis Al-Qur’an dan Hadis,”
ujarnya Selasa, (5/5/2026).
Lebih
lanjut, para pemenang akan dipersiapkan untuk mewakili Kota Tanjungpinang pada
ajang MTQH tingkat Provinsi Kepulauan Riau. Hal ini menjadi peluang strategis
untuk membawa nama daerah sekaligus institusi ke tingkat yang lebih tinggi.
Dengan
capaian ini, diharapkan semangat syiar Al-Qur’an dan Hadis semakin menguat di
kalangan generasi muda, serta mampu melahirkan insan akademik yang tidak hanya
unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter Qur’ani dan berkontribusi
bagi masyarakat luas. (LF/Marsila)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN