السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Malang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau terus memperkuat komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan jejaring akademik nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama dengan enam perguruan tinggi keagamaan Islam di Indonesia yang dilaksanakan di Malang pada Kamis, 30 April 2026.
Adapun
institusi yang terlibat dalam kerja sama ini meliputi UIN Maulana Malik Ibrahim
Malang, Universitas Islam Malang, IAI Al Qolam Malang, UIN Madura, UIN Siber
Syekh Nurjati Cirebon, serta UIN Ponorogo.
Kerja sama ini mencakup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, ruang lingkup kolaborasi juga meliputi pengembangan kurikulum, pertukaran narasumber, pelaksanaan visiting lecture, kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah bersama, hingga program pengabdian masyarakat secara kolaboratif lintas institusi.


Ketua
Program Studi PIAUD STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Nadya Nela Rosa,
M.Psi., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam
memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan
pendidikan.
“Kolaborasi
ini tidak hanya memperkuat hubungan antar perguruan tinggi, tetapi juga membuka
peluang yang luas bagi dosen dan mahasiswa untuk berkembang melalui berbagai
kegiatan akademik bersama,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa implementasi kerja sama akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip sinergi dan kebermanfaatan bersama antar institusi.




Penguatan
jejaring ini menjadi bagian dari upaya Prodi PIAUD STAIN SAR Kepri dalam
merespons tantangan pendidikan di era modern yang menuntut kolaborasi, inovasi,
serta keterbukaan terhadap perkembangan keilmuan. Melalui kemitraan strategis
dengan sejumlah perguruan tinggi tersebut, diharapkan kualitas lulusan semakin
meningkat, wawasan akademik semakin luas, serta lahir berbagai inovasi dalam
pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini di Indonesia.
Langkah
ini sekaligus menegaskan posisi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sebagai
institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam yang adaptif, kolaboratif, dan
berdaya saing dalam kancah pendidikan nasional. (LF/Abrillia)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN