السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sinergi Dakwah dan Akademik, Prodi IAT STAIN SAR Kepri Serahkan Mahasiswa Praktik ke Gang Qur’an

  • 13 April 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 73
Kabar Prodi

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan serah terima mahasiswa praktik lapangan pada Mata Kuliah Manajemen Rumah Tahfiz kepada lembaga mitra Gang Qur’an, Kamis (13/2/2026). Kegiatan ini berlangsung di QOF Qur’an Center dengan suasana khidmat dan penuh semangat kolaboratif.

Kegiatan ini dihadiri oleh Manager Gang Qur’an, Bang Tomo, pendiri Gang Qur’an Ust. Sugianto, S.Ud., pimpinan Gang Qur’an Ahmad Nasution, serta dosen IAT STAIN SAR Kepri, yakni Lazim Kurdi, Lc., M.A. dan Islamiyah, M.Ag. Turut hadir mahasiswa semester 6 Prodi IAT yang akan mengikuti praktik lapangan sebagai bagian dari implementasi pembelajaran.

Dalam sambutannya, dosen pengampu mata kuliah, Ustadzah Islamiyah, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan praktik lapangan ini merupakan bagian integral dari proses pembelajaran yang bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami manajemen pengelolaan Rumah Tahfiz.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu dalam konteks nyata, khususnya dalam membangun dan mengelola lembaga pendidikan Al-Qur’an berbasis masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan bahwa mahasiswa akan mempelajari berbagai aspek penting dalam pengelolaan Rumah Qur’an, mulai dari perencanaan program, pengelolaan kegiatan, hingga aspek administrasi dan penguatan nilai dakwah.

Pimpinan Gang Qur’an, Ahmad Nasution, dalam tanggapannya menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin dengan STAIN SAR Kepri. Ia menilai kegiatan ini memiliki kesamaan visi dalam penguatan dakwah dan pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memberikan energi baru bagi lembaga kami dalam mengembangkan program dakwah dan sosial,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang berkelanjutan antara dunia akademik dan lembaga sosial keagamaan, serta mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial dan kesiapan dalam mengelola lembaga pendidikan Al-Qur’an secara professional. (LF/Dipa)