السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sinergi Kampus dan Lembaga Adat, STAIN SAR Kepri Hadir di Halalbihalal LAM Tanjungpinang

  • 10 April 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 135
Berita Utama

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen dalam memperkuat nilai-nilai kemelayuan dan sinergi kelembagaan terus ditunjukkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui kehadiran pimpinan kampus dalam kegiatan Halalbihalal Idulfitri 1447 H yang diselenggarakan oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Tanjungpinang.

Kegiatan yang berlangsung di Balairung LAM Kepri Kota Tanjungpinang, Jumat (10/4/2026), tersebut dihadiri oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, bersama Wakil Ketua II STAIN SAR Kepri, Dr. Almahfuz, M.Si, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua LAM Kota Tanjungpinang. Turut hadir Unit Studi Melayu serta sejumlah dosen di lingkungan STAIN SAR Kepri.

Acara yang diinisiasi oleh LAM Kota Tanjungpinang ini menjadi momentum silaturahmi pasca-Idulfitri sekaligus upaya memperkuat hubungan kekeluargaan antar pengurus lembaga adat. Kegiatan tersebut dipimpin oleh Ketua Umum LAM Kota Tanjungpinang, Dato’ Wira Setia Utama Dr. Drs. H.M. Juramadi Esram, S.H., M.T., M.H.

Dalam suasana yang kental dengan nuansa budaya Melayu, para peserta hadir mengenakan busana kurung Melayu berwarna hitam lengkap dengan songkok atau kopiah sebagai simbol identitas dan penghormatan terhadap nilai-nilai adat istiadat Melayu.


Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menyampaikan bahwa keikutsertaan STAIN SAR Kepri dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat hubungan dengan lembaga adat serta mengintegrasikan nilai-nilai kemelayuan dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Partisipasi STAIN SAR Kepri dalam kegiatan LAM ini menjadi wujud nyata sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan lembaga adat dalam memperkuat nilai-nilai budaya Melayu, khususnya dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kolaborasi antara STAIN SAR Kepri dan LAM Kepulauan Riau diharapkan dapat terus berkembang, terutama dalam penguatan kajian kemelayuan, pengabdian kepada masyarakat, serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal dalam konteks akademik.

Melalui kegiatan Halalbihalal ini, hubungan antara STAIN SAR Kepri dan LAM Kota Tanjungpinang diharapkan semakin erat, sekaligus menjadi ruang kolaboratif dalam membangun peradaban berbasis nilai budaya Melayu yang selaras dengan pengembangan keilmuan di lingkungan perguruan tinggi keagamaan. (LF/Dar)