السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menggelar Focus Group Discussion (FGD) ilmiah bersama Universiti Al-Qur’an Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang, Malaysia, pada Kamis (9/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi akademik internasional dalam pengembangan studi Al-Qur’an dan tafsir.
FGD yang berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusias ini menghadirkan para dosen dan akademisi dari kedua institusi. Diskusi difokuskan pada penguatan metodologi kajian tafsir, integrasi keilmuan, serta peluang kolaborasi riset lintas negara di bidang studi Al-Qur’an.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Program Studi IAT, Islamiyah, M.Ag, Kepala Laboratorium IAT, Dr. Muhammad Lazim, Lc., M.A, serta undangan dari perwakilan beberapa ketua program studi (kaprodi) di lingkungan STAIN Kepri dan mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.
Ketua Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAIN Kepri, Nur Ikhlas, M.A, dalam sambutannya menegaskan pentingnya forum ilmiah sebagai ruang strategis untuk memperluas wawasan dan memperkuat kualitas akademik.
“FGD ini menjadi wadah yang sangat penting bagi kami untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman dalam pengembangan studi Al-Qur’an. Kami berharap, dari diskusi ini akan lahir kerja sama konkret seperti penelitian bersama, publikasi ilmiah, hingga pertukaran akademik,” ujarnya.
Sementara itu, Profesor Dato Dr. Mohd Zawavi Bin Zainal Abidin dari Universiti Al-Qur’an Al-Sultan Abdullah Ahmad Shah Pahang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menilai kolaborasi akademik semacam ini sangat relevan dalam menjawab tantangan perkembangan studi keislaman di era global.
“Diskusi ilmiah seperti ini sangat penting untuk memperkuat jaringan akademik antarnegara, khususnya dalam bidang studi Al-Qur’an. Kami melihat adanya potensi besar untuk mengembangkan kolaborasi yang berkelanjutan antara kedua institusi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, kedua belah pihak berharap dapat memperluas implementasi kerja sama dalam berbagai program strategis, seperti joint research, seminar internasional, serta pengembangan kurikulum berbasis global.
.jpeg)
.jpeg)
FGD ilmiah ini sekaligus menegaskan komitmen Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dalam membangun tradisi akademik yang kolaboratif, inovatif, dan berdaya saing internasional. (Gby/Ilas)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN