السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Menag Serukan Gerakan “Teladan Pelayan Umat”, STAIN SAR Kepri Dukung Transformasi Birokrasi Humanis Berbasis Nilai

  • 06 April 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 121
Berita Utama

Jakarta, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, kembali menegaskan pentingnya transformasi birokrasi melalui Gerakan Nasional Teladan Pelayan Umat sebagai arah baru pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama. Seruan tersebut disampaikan dalam momentum peluncuran buku Teladan Sang Menteri yang berlangsung di Masjid Istiqlal, Senin (6/4/2026), dan dihadiri sejumlah pejabat nasional serta pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Dalam sambutannya, Menteri Agama menekankan bahwa seluruh jajaran Kementerian Agama harus bertransformasi menjadi pelayan umat yang tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang menyentuh nilai-nilai kemanusiaan dan keadaban publik.

“Kementerian Agama berkomitmen menghadirkan Gerakan Nasional Teladan Pelayan Umat sebagai arah baru birokrasi yang melayani,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa gerakan ini perlu diimplementasikan secara menyeluruh mulai dari tingkat pusat hingga unit layanan terdepan, seperti Kantor Urusan Agama (KUA). Menurutnya, wajah birokrasi Kementerian Agama ke depan harus mencerminkan pelayanan yang humanis, inklusif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Lebih lanjut, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa nilai-nilai utama yang menjadi fondasi gerakan ini meliputi integritas, empati, profesionalitas, dan inklusivitas. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu membentuk budaya kerja baru yang lebih responsif, transparan, dan berkeadaban dalam melayani masyarakat.

“Seluruh struktur Kementerian Agama harus menjadi Teladan Pelayan Umat bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Gerakan Nasional Teladan Pelayan Umat juga sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam membangun birokrasi yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. Pendekatan humanis dalam pelayanan dinilai menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah, khususnya di bidang keagamaan dan pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menyatakan bahwa gerakan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat transformasi layanan keagamaan yang lebih humanis, termasuk di lingkungan perguruan tinggi keagamaan.

“STAIN SAR Kepri siap mendukung implementasi Gerakan Teladan Pelayan Umat melalui penguatan layanan akademik, tata kelola kelembagaan, serta pembentukan karakter civitas akademika yang berorientasi pada pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai Teladan Pelayan Umat sejalan dengan visi STAIN SAR Kepri dalam membangun institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berorientasi pada pelayanan, integritas, dan kemaslahatan umat.

Melalui gerakan ini, diharapkan seluruh satuan kerja Kementerian Agama, termasuk PTKIN, dapat memperkuat budaya kerja yang profesional, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. STAIN SAR Kepri pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung transformasi birokrasi Kementerian Agama menuju pelayanan publik yang lebih berkualitas, transparan, dan berkeadaban. (Humas)