السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen dalam memperkuat tradisi akademik dan pengembangan literatur keilmuan kembali ditunjukkan oleh dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau melalui penerbitan buku berjudul Pengantar Mediasi Syariah. Karya ilmiah ini diharapkan menjadi rujukan penting dalam kajian hukum Islam, khususnya pada bidang penyelesaian sengketa berbasis syariah yang mengedepankan prinsip keadilan dan perdamaian.
Buku Pengantar
Mediasi Syariah merupakan hasil kolaborasi akademik tiga dosen Prodi HES,
yakni Ratna Susanti, M.H., Muhammad Arif Hudaya, Lc., M.E., dan Dr. Asrizal,
M.H. Kehadiran buku ini menjadi bukti nyata produktivitas akademik dosen STAIN
SAR Kepri dalam memperkaya khazanah literatur Hukum Ekonomi Syariah serta
mendorong penguatan kajian penyelesaian sengketa non-litigasi dalam perspektif
Islam.
Dalam buku tersebut, para penulis menguraikan secara komprehensif konsep dasar, teori, prinsip, serta praktik mediasi syariah yang berlandaskan nilai-nilai keadilan, musyawarah, dan kemaslahatan. Mediasi syariah diposisikan sebagai mekanisme penyelesaian sengketa yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian konflik, tetapi juga menjaga keharmonisan hubungan sosial serta menjunjung tinggi prinsip perdamaian sebagaimana diajarkan dalam Islam melalui konsep ṣulḥ yang telah dipraktikkan sejak masa Rasulullah SAW.


Ketua
Program Studi HES STAIN SAR Kepri yang juga menjadi salah satu penulis, Dr.
Asrizal, M.H., menyampaikan bahwa terbitnya buku ini merupakan langkah
strategis dalam membangun budaya akademik yang produktif di lingkungan dosen
HES serta memperkuat kontribusi keilmuan bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
“Terbitnya buku Pengantar Mediasi Syariah menjadi kebanggaan bagi kami dan merupakan bukti komitmen dosen HES dalam mengembangkan keilmuan hukum ekonomi syariah serta menyediakan referensi akademik yang bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi hukum,” ungkapnya Rabu, (1/4/2026).

Lebih
lanjut, ia berharap buku ini dapat menjadi referensi utama dalam memahami
konsep mediasi syariah di Indonesia, khususnya dalam menjawab kebutuhan
masyarakat modern terhadap mekanisme penyelesaian sengketa yang cepat, efektif,
dan berorientasi pada perdamaian.
Terbitnya
buku ini juga menjadi bagian dari upaya STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau
dalam meningkatkan kualitas akademik serta memperkuat kontribusi civitas
akademika dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai-nilai keislaman.
Melalui karya ilmiah yang berkelanjutan, diharapkan dosen dan mahasiswa STAIN
SAR Kepri semakin aktif menghasilkan inovasi akademik yang memberikan manfaat
nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia pendidikan. (LF/ASR)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN