السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Tingkatkan Kolaborasi Pendidikan Tinggi, STAIN SAR Kepri Teken MoU Strategis dengan Bank Indonesia

  • 17 Maret 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 256
Berita Utama

Batam, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau terus memperkuat jejaring kemitraan strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau pada Selasa (17/03/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bank Indonesia Kepulauan Riau, Batam ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, khususnya melalui program beasiswa, riset, dan penguatan literasi keuangan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bank Indonesia Kepulauan Riau Rony Widijarto P., Ketua STAIN SAR Kepri Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA., serta Wakil Direktur III Politeknik Negeri Batam Dr. Muhammad Zaenuddin, S.Si., M.Sc. Kehadiran para pimpinan perguruan tinggi ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan dan otoritas moneter.

Dalam sambutannya, Kepala Bank Indonesia Kepulauan Riau menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan perguruan tinggi negeri di wilayah Kepulauan Riau. Ia menegaskan bahwa Bank Indonesia terus melakukan pembenahan, khususnya dalam penyusunan regulasi terkait program beasiswa yang senantiasa dievaluasi untuk meningkatkan kualitas generasi penerus, baik dalam bidang kebanksentralan maupun penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.


Sementara itu, Rektor UMRAH menyampaikan rasa syukur atas dukungan Bank Indonesia melalui program beasiswa yang dinilai mampu mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Ia juga menilai bahwa para alumni Generasi Baru Indonesia (GenBI) telah menunjukkan peran sebagai role model dalam dunia kerja dan kontribusi sosial di masyarakat.

Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa kolaborasi antara Bank Indonesia dan STAIN SAR Kepri memberikan dampak signifikan bagi pengembangan mahasiswa maupun institusi. Selain dukungan dalam bentuk beasiswa, kerja sama ini juga telah berkontribusi dalam pengembangan Halal Center STAIN SAR Kepri yang hingga kini telah menerbitkan lebih dari 6.000 sertifikat halal dengan melibatkan ratusan pendamping halal yang terus berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Dinas UMKM Kepulauan Riau.

“Kolaborasi ini memberikan dampak nyata bagi penguatan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Bank Indonesia tidak hanya hadir melalui program beasiswa, tetapi juga turut mendukung pengembangan Halal Center sebagai bagian dari kontribusi terhadap ekosistem ekonomi syariah di Kepulauan Riau,” tegasnya.

Wakil Direktur III Politeknik Negeri Batam turut menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, mengingat sekitar 20 persen penerima beasiswa di Politeknik Negeri Batam merupakan binaan Bank Indonesia. Hal ini dinilai mampu mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi di wilayah Kepulauan Riau.


Lebih lanjut, Ketua STAIN SAR Kepri juga menyampaikan harapan agar kerja sama ini dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam bentuk beasiswa, tetapi juga melalui integrasi materi kebanksentralan dalam pembelajaran serta pengembangan fasilitas BI Corner di lingkungan kampus guna meningkatkan literasi mahasiswa.

Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini, diharapkan sinergi antara Bank Indonesia dan perguruan tinggi di Kepulauan Riau semakin kuat dalam menciptakan generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi dan sosial berbasis keilmuan dan nilai-nilai keislaman. (LF/Azmi)