السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Batam, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau terus memperkuat jejaring kemitraan strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Bank Indonesia (BI) Kepulauan Riau pada Selasa (17/03/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Bank Indonesia Kepulauan Riau, Batam ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan pendidikan tinggi, khususnya melalui program beasiswa, riset, dan penguatan literasi keuangan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Bank Indonesia Kepulauan Riau Rony Widijarto P., Ketua STAIN SAR Kepri Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi, DEA., serta Wakil Direktur III Politeknik Negeri Batam Dr. Muhammad Zaenuddin, S.Si., M.Sc. Kehadiran para pimpinan perguruan tinggi ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan dan otoritas moneter.
Dalam sambutannya, Kepala Bank Indonesia Kepulauan Riau menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dengan perguruan tinggi negeri di wilayah Kepulauan Riau. Ia menegaskan bahwa Bank Indonesia terus melakukan pembenahan, khususnya dalam penyusunan regulasi terkait program beasiswa yang senantiasa dievaluasi untuk meningkatkan kualitas generasi penerus, baik dalam bidang kebanksentralan maupun penelitian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.


Sementara
itu, Rektor UMRAH menyampaikan rasa syukur atas dukungan Bank Indonesia melalui
program beasiswa yang dinilai mampu mendukung pelaksanaan tridarma perguruan
tinggi. Ia juga menilai bahwa para alumni Generasi Baru Indonesia (GenBI) telah
menunjukkan peran sebagai role model dalam dunia kerja dan kontribusi
sosial di masyarakat.
Ketua
STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, dalam kesempatan tersebut
menegaskan bahwa kolaborasi antara Bank Indonesia dan STAIN SAR Kepri
memberikan dampak signifikan bagi pengembangan mahasiswa maupun institusi.
Selain dukungan dalam bentuk beasiswa, kerja sama ini juga telah berkontribusi
dalam pengembangan Halal Center STAIN SAR Kepri yang hingga kini telah
menerbitkan lebih dari 6.000 sertifikat halal dengan melibatkan ratusan
pendamping halal yang terus berkolaborasi dengan Bank Indonesia dan Dinas UMKM
Kepulauan Riau.
“Kolaborasi
ini memberikan dampak nyata bagi penguatan pendidikan dan pemberdayaan
masyarakat. Bank Indonesia tidak hanya hadir melalui program beasiswa, tetapi
juga turut mendukung pengembangan Halal Center sebagai bagian dari kontribusi
terhadap ekosistem ekonomi syariah di Kepulauan Riau,” tegasnya.
Wakil Direktur III Politeknik Negeri Batam turut menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, mengingat sekitar 20 persen penerima beasiswa di Politeknik Negeri Batam merupakan binaan Bank Indonesia. Hal ini dinilai mampu mendorong peningkatan minat masyarakat terhadap pendidikan tinggi di wilayah Kepulauan Riau.

Lebih
lanjut, Ketua STAIN SAR Kepri juga menyampaikan harapan agar kerja sama ini
dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam bentuk beasiswa, tetapi juga
melalui integrasi materi kebanksentralan dalam pembelajaran serta pengembangan
fasilitas BI Corner di lingkungan kampus guna meningkatkan literasi
mahasiswa.
Dengan
ditandatanganinya nota kesepahaman ini, diharapkan sinergi antara Bank
Indonesia dan perguruan tinggi di Kepulauan Riau semakin kuat dalam menciptakan
generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing, serta mampu berkontribusi dalam
pembangunan ekonomi dan sosial berbasis keilmuan dan nilai-nilai keislaman. (LF/Azmi)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN