السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh civitas academica Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau. Salah satu dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Ustadz Dr. Amrul Luthfi, M.Pd.I, berhasil meraih Juara II Terbaik dalam ajang bakat “Akademi Mubaligh Indonesia” yang diselenggarakan oleh TVRI Tanjungpinang pada Kamis (12/03/2026). Prestasi ini menjadi bukti kontribusi nyata dosen STAIN SAR Kepri dalam menyebarkan dakwah Islam yang menyejukkan sekaligus memperkuat citra akademik kampus di ruang publik.
Dalam
ajang tersebut, ceramah yang disampaikan mengangkat tema “Perhalus Akhlak
Menghadapi Ramadan”, yang menekankan pentingnya penyucian hati, perbaikan
perilaku, serta pengendalian diri selama menjalankan ibadah puasa. Pesan utama
yang disampaikan menyoroti bahwa esensi puasa tidak hanya menahan lapar dan
dahaga, tetapi juga menuntut pengendalian lisan, hati, dan sikap agar selaras
dengan nilai-nilai ajaran Islam.
Dalam
ceramahnya disampaikan bahwa tidak sedikit orang yang berpuasa, namun belum
mampu memperoleh makna spiritual yang sesungguhnya karena masih terjerumus
dalam perilaku yang merusak nilai ibadah puasa, seperti berkata buruk,
menyimpan rasa dengki, maupun bersikap kasar terhadap sesama.
Ceramah
tersebut juga menekankan beberapa langkah penting dalam memperbaiki kualitas
ibadah di bulan Ramadan, di antaranya menjaga lisan dari ghibah dan fitnah,
membersihkan hati dari iri dan dengki, memperbaiki sikap dari kesombongan dan
kekasaran, serta memperbaiki hubungan sosial dengan memperkuat silaturahmi.
“Betapa banyak orang yang berpuasa, namun hanya mendapatkan lapar dan dahaga, karena lisannya masih menyakiti, hatinya masih dipenuhi dengki, dan perilakunya masih jauh dari nilai-nilai Islami,” ungkap Dr. Amrul dalam ceramahnya.

Pesan
ceramah tersebut juga diperkuat dengan berbagai dalil Al-Qur’an dan hadis yang
menegaskan pentingnya penyucian jiwa serta menjaga akhlak dalam kehidupan
sehari-hari, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Asy-Syams ayat 9–10 yang
menyatakan bahwa beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya dan merugilah orang
yang mengotorinya.
Menanggapi
capaian tersebut, Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Dr. H.
Muhammad Faisal, M.Ag, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas prestasi
yang berhasil diraih.
“Prestasi
ini merupakan kebanggaan bagi STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau sekaligus
menjadi bukti bahwa civitas academica kampus mampu berkontribusi dalam
menyebarkan nilai-nilai dakwah Islam yang menyejukkan dan membangun akhlak
masyarakat,” ungkapnya pada Jumat (13/03/2026).
Ia
juga berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi dosen maupun
mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi dakwah dan keilmuan, sekaligus
memperkuat peran perguruan tinggi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang
moderat, berakhlak, dan rahmatan lil ‘alamin di tengah masyarakat.
Prestasi
ini sekaligus menjadi bukti bahwa STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau tidak
hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam
penguatan dakwah Islam yang menebarkan nilai moral, spiritual, dan kemanusiaan
di ruang publik. (LF/AL)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN