السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kinerja Melampaui Target, STAIN SAR Kepri Catat Capaian Strategis Tahun 2025

  • 28 Februari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 144
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau secara resmi merilis Laporan Kinerja Tahun 2025 sebagai bentuk akuntabilitas publik sekaligus wujud transparansi dalam tata kelola penyelenggaraan pendidikan tinggi. Dokumen tersebut menjadi instrumen evaluatif yang merekam capaian strategis lembaga dalam melaksanakan tugas dan fungsi Tridarma Perguruan Tinggi yang didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Penyusunan laporan ini bertujuan untuk mengukur efektivitas dan efisiensi pelaksanaan program kerja yang telah dirancang sepanjang tahun anggaran 2025. Selain sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pemangku kepentingan, laporan kinerja juga menjadi landasan penting dalam menyusun langkah perbaikan dan penguatan program strategis pada periode berikutnya.

Secara kelembagaan, STAIN SAR Kepri mengusung visi pengembangan institusi yang berorientasi pada keunggulan akademik, penguatan nilai keislaman, serta pelestarian identitas kemelayuan. Visi tersebut diintegrasikan ke dalam berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna mencetak lulusan yang kompetitif, berintegritas, serta mampu berkontribusi bagi pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

Dalam aspek pengelolaan keuangan, institusi mengelola pagu anggaran DIPA Tahun 2025 sebesar Rp76.859.499.000 yang dialokasikan untuk mendukung dua pilar utama kebijakan. Pilar pertama difokuskan pada peningkatan akses, mutu, dan daya saing pendidikan tinggi keagamaan Islam, sementara pilar kedua diarahkan pada penguatan dukungan manajemen serta layanan teknis lainnya. Hingga akhir tahun anggaran, realisasi belanja tercatat mencapai Rp71.080.722.551 atau 92,48 persen, menunjukkan tingkat penyerapan anggaran yang optimal.

Dari sisi capaian kinerja organisasi, STAIN SAR Kepri mencatatkan rata-rata capaian indikator sebesar 110,12 persen, melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya. Keberhasilan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas academica dalam menjalankan program kerja secara efektif dan terukur.

Salah satu capaian yang menonjol terlihat pada peningkatan kualitas lulusan. Persentase alumni yang berhasil terserap di dunia kerja maupun berwirausaha mencapai 54 persen, melampaui target awal sebesar 41 persen. Hal ini menunjukkan bahwa lulusan STAIN SAR Kepri memiliki daya saing yang semakin kuat dalam menghadapi dinamika dunia kerja.

Penguatan karakter keagamaan mahasiswa juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Indeks Keagamaan Mahasiswa Islam tercatat mencapai 80,6, jauh melampaui target yang ditetapkan sebesar 60,0. Capaian ini menegaskan komitmen institusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter religius yang moderat dan inklusif.

Di bidang akademik dan penelitian, peningkatan produktivitas karya ilmiah dosen turut menjadi indikator keberhasilan penting. Persentase artikel ilmiah bereputasi yang memperoleh sitasi mencapai 82 persen, melampaui target sebesar 46 persen. Capaian ini menunjukkan semakin meningkatnya kualitas penelitian yang dihasilkan serta pengakuan akademik terhadap kontribusi ilmiah dosen di tingkat nasional maupun internasional.

Penguatan sumber daya manusia juga menjadi fokus utama dalam pengembangan institusi. Hingga tahun 2025, STAIN SAR Kepri memiliki 154 pegawai, yang terdiri dari 93 dosen dan 61 tenaga kependidikan. Dari jumlah tersebut, 86 persen dosen telah memiliki sertifikasi pendidik, sementara 16 orang dosen telah meraih kualifikasi doktor (S-3). Pengembangan kapasitas SDM ini diyakini menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Meski mencatatkan berbagai capaian positif, laporan kinerja tersebut juga mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi lembaga. Beberapa di antaranya meliputi keterbatasan dukungan anggaran untuk pengembangan sarana dan prasarana, serta perlunya penguatan sistem evaluasi internal yang berbasis data secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menegaskan bahwa laporan kinerja bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen reflektif untuk memperkuat kualitas tata kelola institusi di masa mendatang.

“Laporan kinerja ini menjadi sarana evaluasi bagi seluruh unsur lembaga untuk terus meningkatkan akuntabilitas, efektivitas program, serta kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat,” tegasnya Sabtu, (28/2/2026).

Sebagai langkah strategis ke depan, manajemen STAIN SAR Kepri berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan efektivitas perencanaan program berbasis prioritas. Upaya ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap kebijakan dan alokasi sumber daya mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.

Melalui laporan kinerja ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi pusat pengkajian dan pengembangan pendidikan Islam yang unggul, akuntabel, dan terpercaya. Dengan tata kelola yang transparan serta dukungan seluruh civitas akademika, institusi optimistis mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa depan sekaligus berkontribusi dalam memajukan peradaban bangsa. (LF/Budi)

Dokumen Laporan Kinerja STAIN SAR Kepri Tahun 2025 dapat diakses melalui tautan berikut:

https://drive.google.com/drive/folders/1YoZWjK_3X0NJwx7wkmfLiYf3QUe6A05t