السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau secara resmi merilis Laporan Kinerja Tahun 2025 sebagai bentuk akuntabilitas publik sekaligus wujud transparansi dalam tata kelola penyelenggaraan pendidikan tinggi. Dokumen tersebut menjadi instrumen evaluatif yang merekam capaian strategis lembaga dalam melaksanakan tugas dan fungsi Tridarma Perguruan Tinggi yang didukung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Penyusunan
laporan ini bertujuan untuk mengukur efektivitas dan efisiensi pelaksanaan
program kerja yang telah dirancang sepanjang tahun anggaran 2025. Selain
sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dan pemangku kepentingan,
laporan kinerja juga menjadi landasan penting dalam menyusun langkah perbaikan
dan penguatan program strategis pada periode berikutnya.
Secara
kelembagaan, STAIN SAR Kepri mengusung visi pengembangan institusi yang
berorientasi pada keunggulan akademik, penguatan nilai keislaman, serta
pelestarian identitas kemelayuan. Visi tersebut diintegrasikan ke dalam
berbagai program pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat guna
mencetak lulusan yang kompetitif, berintegritas, serta mampu berkontribusi bagi
pembangunan masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Riau.
Dalam
aspek pengelolaan keuangan, institusi mengelola pagu anggaran DIPA Tahun 2025
sebesar Rp76.859.499.000 yang dialokasikan untuk mendukung dua pilar utama
kebijakan. Pilar pertama difokuskan pada peningkatan akses, mutu, dan daya
saing pendidikan tinggi keagamaan Islam, sementara pilar kedua diarahkan pada
penguatan dukungan manajemen serta layanan teknis lainnya. Hingga akhir tahun
anggaran, realisasi belanja tercatat mencapai Rp71.080.722.551 atau 92,48
persen, menunjukkan tingkat penyerapan anggaran yang optimal.
Dari
sisi capaian kinerja organisasi, STAIN SAR Kepri mencatatkan rata-rata capaian
indikator sebesar 110,12 persen, melampaui target yang telah ditetapkan
sebelumnya. Keberhasilan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara unsur
pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas academica dalam
menjalankan program kerja secara efektif dan terukur.
Salah
satu capaian yang menonjol terlihat pada peningkatan kualitas lulusan.
Persentase alumni yang berhasil terserap di dunia kerja maupun berwirausaha
mencapai 54 persen, melampaui target awal sebesar 41 persen. Hal ini
menunjukkan bahwa lulusan STAIN SAR Kepri memiliki daya saing yang semakin kuat
dalam menghadapi dinamika dunia kerja.
Penguatan
karakter keagamaan mahasiswa juga menunjukkan perkembangan yang signifikan. Indeks
Keagamaan Mahasiswa Islam tercatat mencapai 80,6, jauh melampaui target yang
ditetapkan sebesar 60,0. Capaian ini menegaskan komitmen institusi dalam
membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga
memiliki karakter religius yang moderat dan inklusif.
Di
bidang akademik dan penelitian, peningkatan produktivitas karya ilmiah dosen
turut menjadi indikator keberhasilan penting. Persentase artikel ilmiah
bereputasi yang memperoleh sitasi mencapai 82 persen, melampaui target sebesar 46
persen. Capaian ini menunjukkan semakin meningkatnya kualitas penelitian yang
dihasilkan serta pengakuan akademik terhadap kontribusi ilmiah dosen di tingkat
nasional maupun internasional.
Penguatan
sumber daya manusia juga menjadi fokus utama dalam pengembangan institusi.
Hingga tahun 2025, STAIN SAR Kepri memiliki 154 pegawai, yang terdiri dari 93
dosen dan 61 tenaga kependidikan. Dari jumlah tersebut, 86 persen dosen telah
memiliki sertifikasi pendidik, sementara 16 orang dosen telah meraih
kualifikasi doktor (S-3). Pengembangan kapasitas SDM ini diyakini menjadi
faktor penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Meski
mencatatkan berbagai capaian positif, laporan kinerja tersebut juga
mengidentifikasi sejumlah tantangan yang masih dihadapi lembaga. Beberapa di
antaranya meliputi keterbatasan dukungan anggaran untuk pengembangan sarana dan
prasarana, serta perlunya penguatan sistem evaluasi internal yang berbasis data
secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Ketua
STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag, menegaskan bahwa laporan kinerja
bukan sekadar dokumen administratif, melainkan instrumen reflektif untuk
memperkuat kualitas tata kelola institusi di masa mendatang.
“Laporan
kinerja ini menjadi sarana evaluasi bagi seluruh unsur lembaga untuk terus
meningkatkan akuntabilitas, efektivitas program, serta kualitas layanan
pendidikan kepada masyarakat,” tegasnya Sabtu, (28/2/2026).
Sebagai
langkah strategis ke depan, manajemen STAIN SAR Kepri berkomitmen untuk terus
memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan efektivitas
perencanaan program berbasis prioritas. Upaya ini dilakukan guna memastikan
bahwa setiap kebijakan dan alokasi sumber daya mampu memberikan dampak nyata
terhadap peningkatan mutu pendidikan dan pelayanan akademik di lingkungan
kampus.
Melalui
laporan kinerja ini, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menegaskan
komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi pusat pengkajian dan
pengembangan pendidikan Islam yang unggul, akuntabel, dan terpercaya. Dengan
tata kelola yang transparan serta dukungan seluruh civitas akademika, institusi
optimistis mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa depan sekaligus
berkontribusi dalam memajukan peradaban bangsa. (LF/Budi)
Dokumen
Laporan Kinerja STAIN SAR Kepri Tahun 2025 dapat diakses melalui tautan
berikut:
https://drive.google.com/drive/folders/1YoZWjK_3X0NJwx7wkmfLiYf3QUe6A05t
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN