السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Harumkan Nama Kampus, Atlet Pencak Silat STAIN SAR Kepri Raih Sejumlah Prestasi di Batam Pencak Silat Open Championship

  • 10 Maret 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 192
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai bentuk apresiasi atas capaian prestasi mahasiswa di bidang olahraga, UKM Ikatan Pencak Silat Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) menggelar kegiatan laporan kepulangan atlet yang telah mengikuti ajang Batam Pencak Silat Open Championship 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (10/3/2026) dan dihadiri oleh Ketua STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag serta Pembina UKM Ikatan Pencak Silat Dr. Al Mahfuz, M.Si.

Kegiatan ini menjadi momentum apresiasi atas capaian prestasi yang berhasil diraih oleh para atlet UKM Ikatan Pencak Silat STAIN SAR Kepri dalam kompetisi tersebut. Dalam ajang tersebut, para atlet berhasil menorehkan sejumlah prestasi pada berbagai kategori pertandingan.

Adapun prestasi yang diraih oleh atlet UKM Ikatan Pencak Silat STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau antara lain:

  1. M. Lutfy – Juara 3 Laga A Putra Dewasa
  2. Imamimatul Iklima – Juara 2 Laga Under A Dewasa
  3. Muhammad Riski – Juara 2 Solo Kreatif Putra Dewasa
  4. Najwa Ramadhania Mustafa – Juara 2 Solo Kreatif Putri Dewasa
  5. Siti Uswatun Hasanah – Juara 2 Tunggal Putri Dewasa
  6. Muhammad Wisnu Fitrialdi – Juara 2 Tunggal Putra Dewasa


Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian yang diraih oleh para atlet. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi para atlet, tetapi juga turut mengharumkan nama baik institusi di tingkat regional.

“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh para atlet UKM Ikatan Pencak Silat STAIN SAR Kepri. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga sekaligus turut melestarikan budaya Melayu melalui pencak silat,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina UKM Ikatan Pencak Silat Dr. Al Mahfuz menekankan pentingnya menjaga semangat latihan dan terus mengembangkan kemampuan dalam seni bela diri pencak silat, khususnya silat tradisional Melayu yang menjadi bagian dari identitas budaya daerah.

Ia juga mengingatkan para atlet agar terus menjadikan pencak silat sebagai sarana pembentukan karakter, disiplin, serta pelestarian nilai-nilai budaya yang sejalan dengan visi kampus dalam menguatkan identitas budaya Melayu di lingkungan akademik.


Pada kesempatan yang sama, Muhammad Fahrul dan Jumiadi, selaku Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum UKM Ikatan Pencak Silat STAIN SAR Kepri tahun 2025, turut menyampaikan pesan kepada kepengurusan baru agar terus menjaga dan meningkatkan prestasi yang telah diraih.

Mereka berharap kepengurusan berikutnya mampu melanjutkan tradisi prestasi sekaligus menjaga nama baik UKM Ikatan Pencak Silat sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan yang aktif dan berprestasi di lingkungan kampus.

Dengan berbagai capaian tersebut, UKM Ikatan Pencak Silat STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau semakin memperkuat eksistensinya sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa di bidang olahraga sekaligus menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian budaya bela diri tradisional Melayu. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi unit kegiatan mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam mengharumkan nama kampus. (LF/Fahrul)