السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Partisipasi aktif dalam penguatan ekosistem kekayaan intelektual nasional kembali ditunjukkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) melalui keikutsertaan Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Sella Kurnia Sari, M.Sc., dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual pada Senin (9/3/2026).
Sosialisasi
ini diikuti oleh para ketua dan pengelola Sentra Kekayaan Intelektual dari
berbagai perguruan tinggi dan lembaga di Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan
untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai kebijakan, strategi, serta
tata kelola Sentra KI, sekaligus memperkuat peran lembaga tersebut dalam
mendukung hilirisasi hasil riset dan peningkatan daya saing institusi.
Dalam
kegiatan tersebut, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa penguatan Sentra KI
menjadi langkah strategis dalam mendorong optimalisasi pemanfaatan kekayaan
intelektual di lingkungan perguruan tinggi. Melalui pengelolaan KI yang baik,
hasil penelitian dan inovasi akademik diharapkan tidak hanya berhenti pada
publikasi ilmiah, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat
serta berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan.
Selain itu, para peserta juga diminta untuk memperbarui data Sentra Kekayaan Intelektual melalui tautan yang telah disediakan oleh panitia sebagai bagian dari upaya pemetaan dan penguatan ekosistem KI di tingkat nasional.


Kepala
P3M STAIN SAR Kepri, Sella Kurnia Sari, M.Sc., menegaskan bahwa partisipasi
dalam kegiatan tersebut menjadi langkah penting bagi STAIN SAR Kepri dalam
memperkuat pengelolaan kekayaan intelektual di lingkungan kampus.
Menurutnya,
penguatan Sentra KI di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam
mendorong hilirisasi hasil riset dosen dan mahasiswa, sekaligus meningkatkan
kontribusi akademik terhadap pembangunan masyarakat.
“Kegiatan
ini memberikan wawasan yang sangat penting bagi perguruan tinggi dalam
mengelola kekayaan intelektual secara lebih sistematis dan berkelanjutan.
Melalui penguatan Sentra KI, diharapkan hasil penelitian yang dihasilkan
civitas academica dapat memberikan nilai tambah serta memiliki daya saing yang
lebih kuat,” ujarnya.
Melalui
partisipasi dalam kegiatan tersebut, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau
berharap dapat terus memperkuat pengelolaan kekayaan intelektual di lingkungan
kampus, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun ekosistem inovasi
nasional yang berkelanjutan. (LF/SKS)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN