السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Dorong Hilirisasi Riset, Kepala P3M STAIN SAR Kepri Ikuti Sosialisasi Penguatan Sentra KI Nasional

  • 09 Maret 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 159
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Partisipasi aktif dalam penguatan ekosistem kekayaan intelektual nasional kembali ditunjukkan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) melalui keikutsertaan Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Sella Kurnia Sari, M.Sc., dalam kegiatan Sosialisasi Penguatan Sentra Kekayaan Intelektual (KI) Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual pada Senin (9/3/2026).

Sosialisasi ini diikuti oleh para ketua dan pengelola Sentra Kekayaan Intelektual dari berbagai perguruan tinggi dan lembaga di Indonesia. Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai kebijakan, strategi, serta tata kelola Sentra KI, sekaligus memperkuat peran lembaga tersebut dalam mendukung hilirisasi hasil riset dan peningkatan daya saing institusi.

Dalam kegiatan tersebut, pihak penyelenggara menyampaikan bahwa penguatan Sentra KI menjadi langkah strategis dalam mendorong optimalisasi pemanfaatan kekayaan intelektual di lingkungan perguruan tinggi. Melalui pengelolaan KI yang baik, hasil penelitian dan inovasi akademik diharapkan tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi berbasis pengetahuan.

Selain itu, para peserta juga diminta untuk memperbarui data Sentra Kekayaan Intelektual melalui tautan yang telah disediakan oleh panitia sebagai bagian dari upaya pemetaan dan penguatan ekosistem KI di tingkat nasional.


Kepala P3M STAIN SAR Kepri, Sella Kurnia Sari, M.Sc., menegaskan bahwa partisipasi dalam kegiatan tersebut menjadi langkah penting bagi STAIN SAR Kepri dalam memperkuat pengelolaan kekayaan intelektual di lingkungan kampus.

Menurutnya, penguatan Sentra KI di perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendorong hilirisasi hasil riset dosen dan mahasiswa, sekaligus meningkatkan kontribusi akademik terhadap pembangunan masyarakat.

“Kegiatan ini memberikan wawasan yang sangat penting bagi perguruan tinggi dalam mengelola kekayaan intelektual secara lebih sistematis dan berkelanjutan. Melalui penguatan Sentra KI, diharapkan hasil penelitian yang dihasilkan civitas academica dapat memberikan nilai tambah serta memiliki daya saing yang lebih kuat,” ujarnya.

Melalui partisipasi dalam kegiatan tersebut, STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau berharap dapat terus memperkuat pengelolaan kekayaan intelektual di lingkungan kampus, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam membangun ekosistem inovasi nasional yang berkelanjutan. (LF/SKS)