السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap investasi berbasis syariah, Program Studi Akuntansi Syariah (AKS) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) menyelenggarakan kegiatan Sekolah Pasar Modal Syariah bertajuk “Memulai Perjalanan Investasi Syariah Menuju Financial Freedom” pada Kamis (5/3/2026) di Auditorium Razali Jaya.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari upaya penguatan literasi keuangan syariah di kalangan
mahasiswa sekaligus memberikan pemahaman komprehensif mengenai peluang
investasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam.
Acara
tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua II STAIN SAR Kepri, Dr. Al Mahfuz, M.Si.,
Ketua Program Studi Akuntansi Syariah Raja Hesti Hafriza, M.M., Asisten
Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau, Spesialis Pengembangan
Bisnis Syariah Bursa Efek Indonesia Deri Yustria, S.E., MBA., CFP., IFP.,
Direktur DSN MUI Institute Dr. Asharuddin Lathif, serta Marketing Officer Korea
Investment and Sekuritas Indonesia Abdurrahman.
Dalam sambutannya, pihak kampus menegaskan bahwa literasi investasi syariah menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan finansial yang berlandaskan nilai-nilai syariah.

Materi
yang disampaikan dalam kegiatan ini menyoroti konsep dasar pasar modal syariah
sebagai sistem investasi yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah,
seperti larangan riba, gharar (ketidakjelasan), dan maisir
(spekulasi). Melalui pendekatan tersebut, investasi syariah diharapkan mampu
memberikan alternatif pengelolaan keuangan yang etis dan berkelanjutan.
Selain itu, narasumber juga menjelaskan berbagai keuntungan investasi syariah, di antaranya penghindaran praktik riba, peluang diversifikasi portofolio, serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi riil. Dalam sistem ini, Dewan Syariah Nasional (DSN) berperan sebagai lembaga yang mengawasi dan memastikan bahwa seluruh produk investasi telah sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai produk investasi syariah yang tersedia di pasar modal, seperti saham syariah, sukuk (obligasi syariah), reksa dana syariah, serta instrumen investasi lainnya yang telah mendapatkan pengesahan kesesuaian syariah.
Salah satu perwakilan delegasi peserta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut karena dinilai memberikan wawasan baru mengenai investasi berbasis syariah.


“Kegiatan
ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang luas tentang investasi
syariah. Kami berharap dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk
meningkatkan literasi keuangan dan investasi di kalangan mahasiswa,” ungkapnya.
Melalui
penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal Syariah ini, STAIN Sultan Abdurrahman
Kepulauan Riau menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan literasi
keuangan syariah sekaligus membekali mahasiswa dengan wawasan investasi yang
relevan dengan dinamika ekonomi modern.
Ke
depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari
kontribusi perguruan tinggi dalam melahirkan generasi muda yang cerdas
finansial, berintegritas, serta mampu berperan aktif dalam pengembangan ekonomi
syariah di Indonesia. (LF/Zahra)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN