السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Kolaborasi Halal Center STAIN SAR Kepri dan GenBI Komsat Kepri Semarakkan Kurma Fair 2026, Dorong Akselerasi Sertifikasi Halal UMK

  • 03 Maret 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 277
Berita Utama

Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sinergi kelembagaan kembali ditunjukkan melalui kolaborasi Halal Center Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri), bersama Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Kepri dalam partisipasi aktif pada Kepulauan Riau Ramadan Fair (Kurma) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 2–8 Maret 2026 di Halaman Gedung Dekranasda Kepri ini menjadi momentum strategis dalam memperluas edukasi dan layanan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Partisipasi dalam Bazar Unit Halal pada Selasa (3/3/2026) tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) STAIN SAR Kepri, Ns. Nurhidayu, S.Kep., sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem halal yang diinisiasi Halal Center. Kehadiran unsur DWP mempertegas komitmen bersama dalam mendukung program pemerintah serta pemberdayaan ekonomi umat berbasis legalitas dan kualitas produk.

Kepala Halal Center STAIN SAR Kepri, Siti Maheran, Lc., LL.M., menjelaskan bahwa keterlibatan dalam Kurma Fair 2026 merupakan bagian dari strategi memperkenalkan layanan sertifikasi halal secara lebih luas kepada masyarakat. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dari Bank Indonesia sebagai wujud sinergi penguatan ekosistem industri halal di daerah.

“Momentum Kurma Fair ini menjadi ruang edukasi sekaligus pendampingan bagi pelaku UMK agar memahami pentingnya sertifikasi halal. Sebagai perguruan tinggi berbasis keislaman, kami memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkapnya.


Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa percepatan sertifikasi halal menjadi agenda penting dalam mendukung target nasional pada Oktober 2026. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk GenBI, menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan literasi halal di tengah masyarakat.

Ketua Divisi Kewirausahaan GenBI Komisariat Kepri, Amir, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada GenBI untuk terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam program edukasi halal merupakan bentuk kontribusi nyata generasi muda dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis syariah.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, GenBI dapat terus berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai urgensi sertifikat halal sebagai bagian dari peningkatan kualitas, legalitas, dan daya saing usaha,” ujarnya.

Kolaborasi Halal Center dan GenBI dalam Kurma Fair 2026 diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk segera mendaftarkan produknya dalam program sertifikasi halal. Dengan sinergi antara perguruan tinggi, lembaga keuangan, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda, penguatan UMK bersertifikat halal di Kepulauan Riau diharapkan semakin terakselerasi, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. (LF/MA)