السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Tanjungpinang, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sinergi kelembagaan kembali ditunjukkan melalui kolaborasi Halal Center Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri), bersama Generasi Baru Indonesia (GenBI) Komisariat Kepri dalam partisipasi aktif pada Kepulauan Riau Ramadan Fair (Kurma) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada 2–8 Maret 2026 di Halaman Gedung Dekranasda Kepri ini menjadi momentum strategis dalam memperluas edukasi dan layanan sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).
Partisipasi
dalam Bazar Unit Halal pada Selasa (3/3/2026) tersebut turut dihadiri Ketua
Dharma Wanita Persatuan (DWP) STAIN SAR Kepri, Ns. Nurhidayu, S.Kep., sebagai
bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem halal yang diinisiasi Halal
Center. Kehadiran unsur DWP mempertegas komitmen bersama dalam mendukung
program pemerintah serta pemberdayaan ekonomi umat berbasis legalitas dan
kualitas produk.
Kepala
Halal Center STAIN SAR Kepri, Siti Maheran, Lc., LL.M., menjelaskan bahwa
keterlibatan dalam Kurma Fair 2026 merupakan bagian dari strategi
memperkenalkan layanan sertifikasi halal secara lebih luas kepada masyarakat.
Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dari Bank Indonesia sebagai
wujud sinergi penguatan ekosistem industri halal di daerah.
“Momentum
Kurma Fair ini menjadi ruang edukasi sekaligus pendampingan bagi pelaku UMK
agar memahami pentingnya sertifikasi halal. Sebagai perguruan tinggi berbasis
keislaman, kami memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberikan
kontribusi nyata kepada masyarakat,” ungkapnya.


Lebih
lanjut, ia menegaskan bahwa percepatan sertifikasi halal menjadi agenda penting
dalam mendukung target nasional pada Oktober 2026. Oleh karena itu, kolaborasi
dengan berbagai pihak, termasuk GenBI, menjadi langkah strategis untuk
memperluas jangkauan literasi halal di tengah masyarakat.
Ketua
Divisi Kewirausahaan GenBI Komisariat Kepri, Amir, menyampaikan apresiasi atas
kepercayaan yang diberikan kepada GenBI untuk terlibat dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, partisipasi mahasiswa dalam program edukasi halal merupakan bentuk
kontribusi nyata generasi muda dalam mendukung pembangunan ekonomi berbasis
syariah.
“Kami
berharap melalui kegiatan ini, GenBI dapat terus berperan aktif memberikan
edukasi kepada masyarakat mengenai urgensi sertifikat halal sebagai bagian dari
peningkatan kualitas, legalitas, dan daya saing usaha,” ujarnya.
Kolaborasi
Halal Center dan GenBI dalam Kurma Fair 2026 diharapkan mampu meningkatkan
kesadaran masyarakat untuk segera mendaftarkan produknya dalam program
sertifikasi halal. Dengan sinergi antara perguruan tinggi, lembaga keuangan,
organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda, penguatan UMK bersertifikat halal
di Kepulauan Riau diharapkan semakin terakselerasi, berkelanjutan, dan berdaya
saing tinggi di tingkat nasional. (LF/MA)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN