السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen terhadap penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran kontekstual kembali ditegaskan oleh Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) dengan melaksanakan pengantaran mahasiswa dalam program magang sebagai bagian dari implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), pada 11–13 Februari 2026.
Kegiatan
ini menjadi langkah strategis dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual
berbasis life skill yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia industri
dan dunia usaha. Pengantaran mahasiswa dilakukan langsung oleh Dosen Pembimbing
Lapangan (DPL) Prodi MBS STAIN SAR Kepri ke sejumlah mitra yang telah menjalin
kerja sama kelembagaan.
Adapun
lokasi magang meliputi PT. Alfaruq Anugrah Utama, PT. TASPEN Tanjungpinang, CV.
Avicom Multi Media, AirNav Indonesia Cabang Tanjungpinang, Perum BULOG Cabang
Tanjungpinang, Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Akamsi by Ruang Ketiga,
Gondrong Drinks dan Bakso Solo Asli, serta Unit Bisnis Pembangkitan Kepulauan
Riau.
Dalam pertemuan bersama mitra, pihak kampus menegaskan bahwa program magang merupakan bentuk pembelajaran di luar kampus yang dirancang untuk memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa. Selain itu, kegiatan magang akan dikonversikan ke dalam mata kuliah semester berjalan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku, sehingga memiliki pengakuan formal dalam sistem pembelajaran.


Mahasiswa
peserta magang diharapkan dapat melakukan praktik kerja secara langsung di
lokasi mitra, memahami kultur organisasi, serta mengasah kompetensi manajerial
dan profesional berbasis nilai-nilai syariah.
Ketua
Prodi MBS STAIN SAR Kepri, Kamaruzaman, M.M., menegaskan bahwa program ini
merupakan bagian integral dari strategi penguatan mutu lulusan.
“Magang bukan sekadar kegiatan praktik kerja, tetapi merupakan proses pembelajaran autentik untuk membangun life skill, etos kerja, dan kesiapan profesional mahasiswa. Melalui implementasi MBKM ini, kami ingin memastikan lulusan MBS memiliki daya saing dan relevansi dengan kebutuhan industri,” tegas Azzam dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).


Perwakilan
mitra industri turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program magang
tersebut. Mereka menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata implementasi kerja
sama antara perguruan tinggi dan dunia usaha yang saling menguntungkan,
sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.
Melalui
Program Pembelajaran di Luar Kampus berbentuk magang ini, Prodi MBS STAIN SAR
Kepri berharap mahasiswa mampu meningkatkan kompetensi teknis maupun nonteknis,
memperluas jejaring profesional, serta menginternalisasi nilai integritas dan
tanggung jawab dalam praktik kerja.
Kegiatan
ini sekaligus menegaskan komitmen STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau dalam
menghadirkan pendidikan tinggi keagamaan yang adaptif, aplikatif, dan responsif
terhadap dinamika dunia industri dan kebutuhan masyarakat. (LF/KMZ)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN