السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Sinergi Labor Kompetensi Keagamaan STAIN SAR Kepri dan Markaz Qur’an Kepri Perkuat Tri Dharma Berbasis Nilai Qur’ani

  • 20 Februari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 145
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai bagian dari penguatan peran kelembagaan berbasis nilai-nilai keislaman, komitmen untuk mengintegrasikan pendidikan tinggi keagamaan dengan lembaga pembinaan Al-Qur’an kembali ditegaskan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Labor Kompetensi Keagamaan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) dan Yayasan Markaz Qur’an Kepulauan Riau.

Perjanjian tersebut ditandatangani pada Jumat, 20 Februari 2026, bertempat di Kampus STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Jalan Lintas Barat Km 19 Ceruk Ijuk, Kelurahan Toapaya Asri, Kabupaten Bintan.

Dokumen kerja sama ditandatangani oleh Saepuddin, M.Ag., selaku Kepala Labor Kompetensi Keagamaan STAIN SAR Kepri, dan Rizha Hafiz, S.Pd.I., M.Pd., selaku Ketua Pembina Yayasan Markaz Qur’an Kepulauan Riau.

Perjanjian ini disusun sebagai landasan formal kolaborasi kelembagaan yang bertujuan memenuhi kebutuhan serta menghadirkan manfaat yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, dengan tetap memperhatikan batas kemampuan masing-masing institusi serta tidak mengganggu pelaksanaan tugas pokok dan fungsi.

Secara substantif, kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.


Adapun ruang lingkup kolaborasi mencakup pelaksanaan seminar dan workshop, keterlibatan dosen atau guru tamu, kolaborasi penelitian antarpendidik, fasilitasi pencarian data, hingga pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang berdampak langsung bagi umat. Selain itu, kedua belah pihak juga sepakat untuk melakukan peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia melalui kegiatan benchmarking, diskusi kelembagaan, serta pertukaran mahasiswa guna memperkuat tata kelola dan manajemen institusi.

Saepuddin, M.Ag., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari ikhtiar Labor Kompetensi Keagamaan dalam memperluas jejaring kemitraan strategis berbasis nilai Qur’ani.

“Sinergi ini diharapkan mampu memperkaya penguatan kompetensi keagamaan mahasiswa sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui program-program kolaboratif yang terintegrasi,” ujarnya.

Sementara itu, Rizha Hafiz, S.Pd.I., M.Pd., menyambut baik terjalinnya kerja sama tersebut sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan Al-Qur’an yang lebih sistematis dan terhubung dengan pendekatan akademik. Ia menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi keagamaan akan memperluas cakupan dakwah edukatif yang berbasis riset dan pengembangan keilmuan.

Melalui kolaborasi ini, Labor Kompetensi Keagamaan STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau menegaskan perannya sebagai pusat penguatan kompetensi keagamaan yang adaptif dan kolaboratif. Sinergi dengan Yayasan Markaz Qur’an Kepulauan Riau diharapkan mampu menghadirkan program-program konkret yang memperkaya atmosfer akademik sekaligus memperluas dampak sosial-keagamaan di tengah masyarakat Kepulauan Riau. (LF/Gby)