السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Langkah Strategis Penguatan Tri Dharma, STAIN SAR Kepri Gandeng Yayasan Gang Qur’an Tanjungpinang

  • 21 Februari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 140
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Komitmen memperluas kolaborasi kelembagaan berbasis nilai keislaman kembali ditegaskan oleh Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri)  melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yayasan Gang Qur’an Tanjungpinang tentang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat.

Penandatanganan MoU dilaksanakan pada Jumat, 20 Februari 2026, bertempat di ruang Ketua STAIN SAR Kepri. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani oleh Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., dan Achmad Syahputra selaku Ketua Yayasan Gang Qur’an Tanjungpinang.

Nota Kesepahaman ini disusun sebagai landasan formal kerja sama kelembagaan yang bertujuan memenuhi kebutuhan dan menghadirkan manfaat yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak, dengan tetap memperhatikan kapasitas serta tidak mengganggu tugas pokok masing-masing institusi.

Secara substantif, kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Adapun ruang lingkup kolaborasi mencakup pengembangan program pendidikan, pelaksanaan penelitian kolaboratif, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia, serta berbagai kegiatan lain yang disepakati bersama. Seluruh program akan dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan, serta dituangkan lebih lanjut dalam Perjanjian Kerja Sama teknis.


Ketua STAIN SAR Kepri, Dr. H. Muhammad Faisal, M.Ag., menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat integrasi antara perguruan tinggi keagamaan dan lembaga pembinaan Al-Qur’an di daerah.

“Sinergi ini diharapkan mampu menghadirkan program-program konkret yang tidak hanya memperkaya atmosfer akademik, tetapi juga memberikan dampak sosial-keagamaan yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Achmad Syahputra menyambut baik terjalinnya kolaborasi ini sebagai peluang untuk mengembangkan pembinaan Qur’ani yang lebih sistematis dan terintegrasi dengan pendekatan akademik.

Melalui MoU ini, STAIN SAR Kepri kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi keagamaan Islam yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada penguatan ilmu pengetahuan yang selaras dengan nilai-nilai Al-Qur’an serta kebutuhan masyarakat Kepulauan Riau. (LF/Gby)