السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Tingkatkan Sinergi Akademik-Pemerintah, P3M STAIN SAR Kepri Berpartisipasi Aktif dalam Renja 2027 Toapaya

  • 19 Februari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 153
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai wujud komitmen terhadap penguatan perencanaan pembangunan daerah, Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau turut ambil bagian dalam Forum Perangkat Daerah penyusunan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2027 yang digelar pada Kamis (19/2/2026) di Aula Kantor Camat Toapaya.

Kegiatan ini menjadi ruang dialog strategis antara pemerintah kecamatan, perangkat daerah, akademisi, dan masyarakat dalam merumuskan arah pembangunan yang partisipatif, berbasis kebutuhan riil, serta selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Forum tersebut dihadiri oleh Camat Toapaya, Ivan Golar Riady, S.Sos., Sekretaris Camat Toapaya, Samsudaya, S.Sos., Sekretaris P3M STAIN SAR Kepri, Dwi Rio Sudarroji, M.Psi., serta perwakilan masyarakat Kecamatan Toapaya.

Dalam sambutannya, Camat Toapaya menekankan pentingnya sinergi multipihak dalam menyusun dokumen perencanaan yang akuntabel dan responsif terhadap aspirasi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Forum Perangkat Daerah bukan sekadar agenda administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan kebijakan pembangunan memiliki legitimasi sosial dan relevansi substantif.

Sekretaris P3M STAIN SAR Kepri, Dwi Rio Sudarroji, M.Psi., menyampaikan bahwa keterlibatan perguruan tinggi dalam forum perencanaan daerah merupakan bagian dari implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat dan kontribusi akademik dalam proses pembangunan berbasis data dan analisis ilmiah.


“Partisipasi akademisi dalam forum perencanaan daerah diharapkan dapat memperkuat kualitas rekomendasi kebijakan, sehingga setiap program yang dirumuskan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat secara komprehensif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, sejumlah usulan prioritas pembangunan disampaikan, di antaranya pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan sebagai akses vital mobilitas dan distribusi ekonomi masyarakat. Selain itu, forum juga membahas sejumlah permasalahan aktual di Kecamatan Toapaya, termasuk dinamika keberadaan investasi peternakan ayam yang berdampingan dengan permukiman warga.

Isu tersebut menjadi perhatian bersama, mengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan investasi dan kenyamanan serta kesehatan masyarakat sekitar. Forum mendorong adanya komunikasi konstruktif dan solusi kolaboratif agar pembangunan ekonomi tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek sosial dan lingkungan.

Melalui keikutsertaan dalam forum ini, P3M STAIN SAR Kepri menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam proses perencanaan pembangunan yang inklusif, partisipatif, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. (LF/Defa)