السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai bagian dari komitmen terhadap penguatan kampus berkelanjutan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) turut berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi UI GreenMetric World University Rankings 2026 yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (19/2/2026).
Kegiatan
ini diikuti langsung oleh Kepala P3M STAIN SAR Kepri, Sella Kurnia Sari, M.Sc.,
beserta jajaran tim P3M sebagai bagian dari upaya institusi dalam memperkuat
orientasi kampus terhadap pembangunan berkelanjutan dan integrasi indikator
lingkungan dalam tata kelola perguruan tinggi.
UI
GreenMetric merupakan pemeringkatan global yang diinisiasi
oleh Universitas Indonesia sejak tahun 2010, dengan fokus pada pengukuran
komitmen universitas, kota, maupun institusi terhadap keberlanjutan lingkungan.
Program ini bertujuan mendorong praktik kampus hijau serta memperluas kemitraan
internasional dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Dalam pemaparan sosialisasi tahun 2026, UI GreenMetric menghadirkan sejumlah pembaruan penting, salah satunya penambahan kategori baru Governance and Digitalization (GD) atau Tata Kelola dan Digitalisasi. Dengan penambahan ini, kategori penilaian meningkat dari enam menjadi tujuh, menekankan pentingnya transparansi kelembagaan, penggunaan teknologi, serta penguatan sistem digital dalam pengelolaan kampus berkelanjutan.

Instrumen
pengisian data tahun 2026 juga lebih menitikberatkan pada indikator berbasis
angka serta skala penilaian 1–5. Meskipun total skor tetap 10.000 poin, terjadi
penyesuaian bobot pada kategori lama untuk dialihkan ke kategori baru sebagai
wujud penguatan aspek tata kelola modern dan digitalisasi kampus.
Adapun
tujuh kategori penilaian UI GreenMetric 2026 meliputi: Energy and Climate
Change, Waste, Transportation, Education and Research,
Setting and Infrastructure, Water, serta kategori baru Governance
and Digitalization.
Selain
itu, forum juga menampilkan kilas balik pencapaian tahun 2025 yang diikuti oleh
1.745 universitas dari 105 negara. Indonesia mencatat prestasi dengan 42
universitas masuk dalam Klaster Gold, dengan tiga kampus teratas yakni
Universitas Indonesia, Universitas Diponegoro, dan Universitas Gadjah Mada.
UI GreenMetric menetapkan timeline penting tahun 2026, yakni pengumpulan data pada 26 Februari hingga 30 Juni 2026, validasi pada Juli–Agustus, serta pengumuman hasil pada September 2026.

Kepala
P3M STAIN SAR Kepri, Sella Kurnia Sari, M.Sc., menegaskan bahwa partisipasi
dalam UI GreenMetric menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen
kampus terhadap tata kelola berkelanjutan.
“UI
GreenMetric tidak hanya menjadi ajang pemeringkatan, tetapi juga instrumen
refleksi dan penguatan kebijakan kampus dalam mewujudkan lingkungan akademik
yang hijau, transparan, serta adaptif terhadap transformasi digital,” tegas
Sella dalam keterangannya.
Melalui
keikutsertaan ini, STAIN SAR Kepri diharapkan semakin mampu mengintegrasikan
prinsip keberlanjutan dalam tridharma perguruan tinggi, sekaligus meningkatkan
reputasi institusi dalam ekosistem pendidikan tinggi global berbasis data dan
standar internasional. (LF/Sella)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN