السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi pengabdian masyarakat berbasis zakat dan wakaf, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi dan Kolaborasi Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, pada Jumat (13/2/2026) secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan
ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita yang diterjemahkan dalam Asta
Protas Menteri Agama, khususnya pada bidang pemberdayaan ekonomi umat serta
penguatan ekosistem zakat dan wakaf yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Program KKN Tematik dirancang sebagai model pemberdayaan ekonomi berbasis pengabdian masyarakat yang melibatkan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. Melalui sinergi antara program KKN Tematik dengan berbagai program strategis zakat dan wakaf, seperti Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Inkubasi Wakaf Produktif, hingga Kota Wakaf, diharapkan tercipta dampak nyata dalam penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam
rapat koordinasi tersebut, STAIN SAR Kepri diwakili oleh Kepala Pusat
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Sella Kurnia Sari, M.Sc.
Kehadiran ini menegaskan komitmen STAIN SAR Kepri dalam mendukung
program-program nasional berbasis kolaborasi yang berorientasi pada penguatan
ekonomi umat melalui pendekatan akademik dan pengabdian.
Rapat
ini juga dihadiri oleh para pimpinan lembaga penelitian dan pengabdian
masyarakat dari berbagai PTKIN, di antaranya Ketua LPPM UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN
Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Alauddin Makassar, hingga UIN Datokarama
Palu. Selain itu, turut hadir pula pimpinan LPPM dari sejumlah IAIN serta Ketua
P3M dari beberapa STAIN, termasuk STAIN Bengkalis, STAIN Teungku Dirundeng
Meulaboh, STAIN Majene, dan STAIN Mandailing Natal.
Dalam keterangannya, Kepala P3M STAIN SAR Kepri, Sella Kurnia Sari, M.Sc., menegaskan bahwa program KKN Tematik memiliki nilai strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen transformasi sosial.

“KKN
Tematik merupakan ruang pengabdian yang tidak hanya mempertemukan mahasiswa
dengan masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat
berbasis zakat dan wakaf yang lebih terarah, produktif, dan berdampak luas,”
ungkapnya.
Melalui
partisipasi aktif dalam forum koordinasi ini, STAIN SAR Kepri diharapkan dapat
mengambil peran dalam implementasi program KKN Tematik yang terintegrasi dengan
agenda pemberdayaan zakat dan wakaf nasional, sekaligus memperkuat kontribusi
perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan
berkeadilan sosial.
Kegiatan
ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara Kementerian
Agama dan seluruh PTKIN dalam menghadirkan program pengabdian berbasis riset,
nilai keislaman, serta solusi konkret bagi pembangunan ekonomi umat di
Indonesia. (LF/Sella)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN