السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

P3M STAIN SAR Kepri Ambil Peran Strategis dalam KKN Tematik Nasional Berbasis Pemberdayaan Ekonomi Umat

  • 13 Februari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 146
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi pengabdian masyarakat berbasis zakat dan wakaf, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) turut berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi dan Kolaborasi Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, pada Jumat (13/2/2026) secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Asta Cita yang diterjemahkan dalam Asta Protas Menteri Agama, khususnya pada bidang pemberdayaan ekonomi umat serta penguatan ekosistem zakat dan wakaf yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.

Program KKN Tematik dirancang sebagai model pemberdayaan ekonomi berbasis pengabdian masyarakat yang melibatkan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di seluruh Indonesia. Melalui sinergi antara program KKN Tematik dengan berbagai program strategis zakat dan wakaf, seperti Kampung Zakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Inkubasi Wakaf Produktif, hingga Kota Wakaf, diharapkan tercipta dampak nyata dalam penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Dalam rapat koordinasi tersebut, STAIN SAR Kepri diwakili oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Sella Kurnia Sari, M.Sc. Kehadiran ini menegaskan komitmen STAIN SAR Kepri dalam mendukung program-program nasional berbasis kolaborasi yang berorientasi pada penguatan ekonomi umat melalui pendekatan akademik dan pengabdian.

Rapat ini juga dihadiri oleh para pimpinan lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat dari berbagai PTKIN, di antaranya Ketua LPPM UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Alauddin Makassar, hingga UIN Datokarama Palu. Selain itu, turut hadir pula pimpinan LPPM dari sejumlah IAIN serta Ketua P3M dari beberapa STAIN, termasuk STAIN Bengkalis, STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, STAIN Majene, dan STAIN Mandailing Natal.

Dalam keterangannya, Kepala P3M STAIN SAR Kepri, Sella Kurnia Sari, M.Sc., menegaskan bahwa program KKN Tematik memiliki nilai strategis dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai agen transformasi sosial.


“KKN Tematik merupakan ruang pengabdian yang tidak hanya mempertemukan mahasiswa dengan masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi umat berbasis zakat dan wakaf yang lebih terarah, produktif, dan berdampak luas,” ungkapnya.

Melalui partisipasi aktif dalam forum koordinasi ini, STAIN SAR Kepri diharapkan dapat mengambil peran dalam implementasi program KKN Tematik yang terintegrasi dengan agenda pemberdayaan zakat dan wakaf nasional, sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan berkeadilan sosial.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara Kementerian Agama dan seluruh PTKIN dalam menghadirkan program pengabdian berbasis riset, nilai keislaman, serta solusi konkret bagi pembangunan ekonomi umat di Indonesia. (LF/Sella)