السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

PDSS Melejit! STAIN Kepri Siap Tancap Gas Sukseskan SPAN-PTKIN 2026

  • 11 Februari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 111
Berita Utama

Surabaya, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu - Ketua Panitia Nasional PMB PTKIN 2026, Prof. Dr. H. Abdul Aziz, M.Pd.I., menegaskan bahwa peningkatan signifikan jumlah satuan pendidikan yang melakukan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) pada jalur SPAN-PTKIN Tahun 2026 merupakan hasil kerja kolektif dan konsistensi strategi publikasi yang dijalankan humas PTKIN secara nasional.

Dalam laporannya pada Pembukaan Konsolidasi Strategi Publikasi SPAN-PTKIN 2026 dan Pengembangan Konstruk di Tunjungan Ballroom, DoubleTree by Hilton Surabaya, Rabu (11/02), Prof. Abdul Aziz menyampaikan bahwa sebanyak 14.378 satuan pendidikan telah teregistrasi dalam sistem PDSS tahun ini. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 13.438 satuan pendidikan.

“Capaian ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap PTKIN. Humas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeliver informasi yang akurat, membangun citra institusi, serta memastikan masyarakat memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang mekanisme seleksi,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari strategi komunikasi yang dilakukan secara masif, terstruktur, dan berkelanjutan oleh seluruh jajaran humas PTKIN di Indonesia. Ia menilai konsolidasi nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan menyatukan langkah menghadapi tahapan pendaftaran berikutnya.

Lebih lanjut, Prof. Abdul Aziz mendorong optimalisasi pemanfaatan dashboard nasional untuk memantau perkembangan pendaftaran secara real time, memperluas jejaring dengan sekolah dan pemangku kepentingan, serta memberdayakan alumni sebagai influencer yang mampu menjangkau calon mahasiswa secara lebih efektif.

“Promosi PMB tidak bisa bersifat insidental. Harus ada roadmap yang sistematis sejak awal hingga penutupan pendaftaran. Konsistensi pesan dan ketepatan strategi menjadi kunci,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, STAIN Kepri menyatakan komitmennya dalam mengawal proses SPAN-PTKIN 2026, khususnya pada tahap pengisian PDSS di wilayah Kepulauan Riau.

Kasubbag Layanan Akademik STAIN Kepri, Dvi Afriansyah, S.Pd.I., M.AP, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendampingan aktif kepada sekolah-sekolah.

“Kami melakukan koordinasi intensif dengan operator sekolah serta memastikan tidak ada kendala teknis dalam pengisian PDSS. Sinergi antara layanan akademik dan humas menjadi kunci agar informasi tersampaikan secara utuh dan proses berjalan tepat waktu,” jelas Dvi Afriansyah.

Ia menambahkan bahwa peningkatan capaian PDSS secara nasional menjadi motivasi bagi STAIN Kepri untuk terus memperkuat pelayanan, baik dalam aspek informasi, konsultasi, maupun respons cepat terhadap pertanyaan sekolah dan calon peserta.

Dari perspektif kelembagaan, STAIN Kepri memandang lonjakan PDSS 2026 sebagai momentum strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan Islam di wilayah Kepulauan Riau. Melalui kolaborasi antara tim akademik dan humas, kampus berkomitmen menghadirkan layanan PMB yang transparan, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan generasi muda.

Dengan semangat kolaborasi nasional yang digaungkan Prof. Abdul Aziz, STAIN Kepri optimistis dapat berkontribusi signifikan dalam menyukseskan SPAN-PTKIN 2026 sekaligus meningkatkan partisipasi siswa daerah untuk melanjutkan pendidikan di PTKIN. (Gby)