السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Disiplin Pegawai dan Kesiapan Dokumen Jelang Audit BPK RI Jadi Sorotan Utama Apel Senin Pagi STAIN SAR Kepri

  • 09 Februari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 194
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya meneguhkan budaya kedisiplinan serta memperkuat sinergi kelembagaan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan Apel Senin Pagi pada Senin (9/2/2026) di halaman Rektorat STAIN SAR Kepri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan konsolidasi internal institusi.

Apel pagi tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK), Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I, selaku pembina apel. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan sejumlah pesan strategis terkait agenda institusi dalam waktu dekat.

Dr. Imam Subekti menekankan pentingnya kesiapan seluruh unit kerja dalam menghadapi kedatangan tim auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Ia mengingatkan bahwa audit merupakan bagian dari tanggung jawab akuntabilitas lembaga, sehingga seluruh dokumen pendukung kegiatan tahun 2025 perlu dipastikan lengkap dan tertata dengan baik.

“Kita harus mempersiapkan segala sesuatu yang diminta auditor. Walaupun tidak semua terlibat langsung dalam penyusunan dokumen, para penanggung jawab kegiatan perlu meninjau kembali laporan yang telah disusun,” ujarnya.


Ia juga mengajak seluruh civitas academica untuk meluangkan waktu dalam rapat lanjutan yang dijadwalkan pada pukul 08.30 WIB guna memastikan kesiapan dokumen yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan auditor.

Selain itu, pembina apel turut menyoroti pentingnya disiplin pegawai dalam pelaksanaan sistem kehadiran. STAIN SAR Kepri saat ini menerapkan dua mekanisme absensi sebagai bagian dari pengawasan internal dan koneksi langsung dengan sistem pusat.

Dr. Imam mengimbau seluruh pegawai agar mengikuti aturan yang telah ditetapkan pimpinan kampus serta tidak membandingkan kebijakan internal dengan institusi lain.

“Yang sudah kita tetapkan, ikuti saja. Ini bagian dari komitmen kita untuk istiqamah dalam disiplin kerja,” tegasnya.


Pesan penting lainnya berkaitan dengan kebijakan terbaru program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tahun 2026. Dr. Imam menjelaskan bahwa proses seleksi KIP kini sepenuhnya dilakukan oleh pusat, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengingatkan agar calon mahasiswa yang memiliki KIP dapat segera mengunggah dokumen sesuai persyaratan yang ditentukan, karena kelengkapan berkas akan sangat menentukan kuota penerimaan.

Ia mendorong seluruh pihak, khususnya unit terkait dan program studi, untuk lebih intensif melakukan sosialisasi kepada calon mahasiswa agar peluang penerimaan KIP dapat dimaksimalkan.

Apel Senin Pagi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi internal, meningkatkan disiplin kerja, serta memastikan kesiapan institusi menghadapi agenda strategis baik dalam bidang audit kelembagaan maupun penerimaan mahasiswa baru. (LF)