السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Dalam upaya meneguhkan budaya kedisiplinan serta memperkuat sinergi kelembagaan, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau melaksanakan Apel Senin Pagi pada Senin (9/2/2026) di halaman Rektorat STAIN SAR Kepri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari penguatan koordinasi dan konsolidasi internal institusi.
Apel
pagi tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan
(AUAK), Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I, selaku pembina apel. Dalam amanatnya,
beliau menyampaikan sejumlah pesan strategis terkait agenda institusi dalam
waktu dekat.
Dr.
Imam Subekti menekankan pentingnya kesiapan seluruh unit kerja dalam menghadapi
kedatangan tim auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK
RI). Ia mengingatkan bahwa audit merupakan bagian dari tanggung jawab
akuntabilitas lembaga, sehingga seluruh dokumen pendukung kegiatan tahun 2025
perlu dipastikan lengkap dan tertata dengan baik.
“Kita harus mempersiapkan segala sesuatu yang diminta auditor. Walaupun tidak semua terlibat langsung dalam penyusunan dokumen, para penanggung jawab kegiatan perlu meninjau kembali laporan yang telah disusun,” ujarnya.

Ia
juga mengajak seluruh civitas academica untuk meluangkan waktu dalam rapat
lanjutan yang dijadwalkan pada pukul 08.30 WIB guna memastikan kesiapan dokumen
yang akan dipertanggungjawabkan di hadapan auditor.
Selain
itu, pembina apel turut menyoroti pentingnya disiplin pegawai dalam pelaksanaan
sistem kehadiran. STAIN SAR Kepri saat ini menerapkan dua mekanisme absensi
sebagai bagian dari pengawasan internal dan koneksi langsung dengan sistem
pusat.
Dr.
Imam mengimbau seluruh pegawai agar mengikuti aturan yang telah ditetapkan
pimpinan kampus serta tidak membandingkan kebijakan internal dengan institusi
lain.
“Yang sudah kita tetapkan, ikuti saja. Ini bagian dari komitmen kita untuk istiqamah dalam disiplin kerja,” tegasnya.

Pesan
penting lainnya berkaitan dengan kebijakan terbaru program Kartu Indonesia
Pintar (KIP) Kuliah tahun 2026. Dr. Imam menjelaskan bahwa proses seleksi KIP
kini sepenuhnya dilakukan oleh pusat, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Ia
mengingatkan agar calon mahasiswa yang memiliki KIP dapat segera mengunggah
dokumen sesuai persyaratan yang ditentukan, karena kelengkapan berkas akan
sangat menentukan kuota penerimaan.
Ia
mendorong seluruh pihak, khususnya unit terkait dan program studi, untuk lebih
intensif melakukan sosialisasi kepada calon mahasiswa agar peluang penerimaan
KIP dapat dimaksimalkan.
Apel
Senin Pagi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi internal,
meningkatkan disiplin kerja, serta memastikan kesiapan institusi menghadapi
agenda strategis baik dalam bidang audit kelembagaan maupun penerimaan
mahasiswa baru. (LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN