السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) melaksanakan apel pagi yang diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan di halaman Rektorat STAIN SAR Kepri, Senin (2/2/2026).
Apel
pagi tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan
Keuangan (AUAK) STAIN SAR Kepri, Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I, yang bertindak
sebagai pembina apel. Kegiatan ini menjadi forum penyampaian informasi
strategis terkait kebijakan anggaran, kepegawaian, serta kesiapan institusi
menghadapi agenda pemeriksaan dan pembangunan infrastruktur kampus.
Dalam
amanatnya, Dr. Imam Subekti menjelaskan perkembangan pembayaran tunjangan
sertifikasi dosen (Serdos) Tahun 2025 yang hingga saat ini masih menunggu
ketersediaan anggaran tambahan dari pemerintah pusat. Ia menyampaikan bahwa
Kementerian Agama telah mengajukan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) yang prosesnya
masih berada pada tahap pembahasan dan pengesahan di tingkat nasional.
“Pembayaran
tunjangan sertifikasi dosen akan dilakukan setelah ABT disahkan. Proses ini
melibatkan akumulasi anggaran nasional yang jumlahnya sangat besar dan harus
melalui persetujuan DPR RI. Oleh karena itu, kami mohon kesabaran seluruh
dosen,” ujarnya.
Ia
juga menegaskan bahwa kondisi serupa berlaku untuk belanja pegawai lainnya pada
Tahun Anggaran 2026 yang saat ini telah tertutup, sehingga tidak dimungkinkan
adanya relokasi anggaran tanpa adanya tambahan resmi dari negara.
Selain
itu, Dr. Imam Subekti turut menyampaikan informasi terkait formasi Calon
Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama. Hingga saat ini,
STAIN SAR Kepri belum menerima kepastian jumlah formasi yang akan dialokasikan.
Namun demikian, pihak kampus telah menyiapkan seluruh dokumen pendukung berupa
Analisis Jabatan (ANJAB) dan Analisis Beban Kerja (ABK) untuk seluruh program
studi dan unit kerja sebagai bentuk kesiapan kelembagaan.
“Terkait kepegawaian, kami sudah menyiapkan seluruh data yang dibutuhkan. Tinggal menunggu kebijakan dan realisasi dari pemerintah pusat,” jelasnya.


Dalam
kesempatan yang sama, ia juga mengimbau civitas academica untuk bersabar dalam
proses kenaikan pangkat dan pengusulan tugas belajar (tubel), mengingat
keterbatasan sumber daya pengelola administrasi kepegawaian di tingkat pusat
yang menangani banyak wilayah secara simultan.
Amanat
apel juga menyoroti progres pembangunan Gedung SBSN yang saat ini menjadi
perhatian nasional. Dr. Imam Subekti menyampaikan bahwa pembangunan telah
berjalan dan ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan pemeriksaan oleh Badan
Pemeriksa Keuangan (BPK).
Sehubungan
dengan agenda pemeriksaan BPK, ia mengajak seluruh pengelola kegiatan dan unit
kerja untuk menyiapkan laporan administrasi secara tertib, akuntabel, dan
sesuai ketentuan.
“Kami
mohon kerja sama seluruh pihak untuk memastikan laporan kegiatan disusun dengan
sebaik-baiknya. Hindari potensi kekeliruan dan lengkapi seluruh dokumen
pendukung”, tegasnya.
Menutup
amanatnya, Dr. Imam Subekti berharap seluruh civitas academica STAIN SAR Kepri
dapat terus menjaga sinergi, kedisiplinan, dan integritas dalam mendukung tata
kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel.
Apel
pagi ini menjadi sarana penguatan komunikasi internal serta refleksi bersama
dalam menghadapi dinamika pengelolaan anggaran, kepegawaian, dan pembangunan
kampus secara berkelanjutan. (LF)
Mahasiswi PAI STAIN SAR Kepri Raih Juara II Hifdzil 10 Juz pada MTQH Tingkat Kota Tanjungpinang 2026
Workshop Multimedia PBA STAIN SAR Kepri Dorong Inovasi Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Digital
Perpanjangan Pendaftaran Ulang SPAN