السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Apel Pagi STAIN SAR Kepri Tegaskan Transparansi Anggaran, Tata Kelola Kepegawaian, dan Kesiapan Audit Institusi

  • 02 Februari 2026
  • Oleh: Humas STAIN Kepri
  • 199
Berita Utama

Bintan, Kampus Bersendikan Wahyu Berteraskan Ilmu — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau (STAIN SAR Kepri) melaksanakan apel pagi yang diikuti oleh dosen dan tenaga kependidikan di halaman Rektorat STAIN SAR Kepri, Senin (2/2/2026).

Apel pagi tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik, dan Keuangan (AUAK) STAIN SAR Kepri, Dr. H. Imam Subekti, M.Pd.I, yang bertindak sebagai pembina apel. Kegiatan ini menjadi forum penyampaian informasi strategis terkait kebijakan anggaran, kepegawaian, serta kesiapan institusi menghadapi agenda pemeriksaan dan pembangunan infrastruktur kampus.

Dalam amanatnya, Dr. Imam Subekti menjelaskan perkembangan pembayaran tunjangan sertifikasi dosen (Serdos) Tahun 2025 yang hingga saat ini masih menunggu ketersediaan anggaran tambahan dari pemerintah pusat. Ia menyampaikan bahwa Kementerian Agama telah mengajukan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) yang prosesnya masih berada pada tahap pembahasan dan pengesahan di tingkat nasional.

“Pembayaran tunjangan sertifikasi dosen akan dilakukan setelah ABT disahkan. Proses ini melibatkan akumulasi anggaran nasional yang jumlahnya sangat besar dan harus melalui persetujuan DPR RI. Oleh karena itu, kami mohon kesabaran seluruh dosen,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kondisi serupa berlaku untuk belanja pegawai lainnya pada Tahun Anggaran 2026 yang saat ini telah tertutup, sehingga tidak dimungkinkan adanya relokasi anggaran tanpa adanya tambahan resmi dari negara.

Selain itu, Dr. Imam Subekti turut menyampaikan informasi terkait formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Agama. Hingga saat ini, STAIN SAR Kepri belum menerima kepastian jumlah formasi yang akan dialokasikan. Namun demikian, pihak kampus telah menyiapkan seluruh dokumen pendukung berupa Analisis Jabatan (ANJAB) dan Analisis Beban Kerja (ABK) untuk seluruh program studi dan unit kerja sebagai bentuk kesiapan kelembagaan.

“Terkait kepegawaian, kami sudah menyiapkan seluruh data yang dibutuhkan. Tinggal menunggu kebijakan dan realisasi dari pemerintah pusat,” jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, ia juga mengimbau civitas academica untuk bersabar dalam proses kenaikan pangkat dan pengusulan tugas belajar (tubel), mengingat keterbatasan sumber daya pengelola administrasi kepegawaian di tingkat pusat yang menangani banyak wilayah secara simultan.

Amanat apel juga menyoroti progres pembangunan Gedung SBSN yang saat ini menjadi perhatian nasional. Dr. Imam Subekti menyampaikan bahwa pembangunan telah berjalan dan ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan pemeriksaan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Sehubungan dengan agenda pemeriksaan BPK, ia mengajak seluruh pengelola kegiatan dan unit kerja untuk menyiapkan laporan administrasi secara tertib, akuntabel, dan sesuai ketentuan.

“Kami mohon kerja sama seluruh pihak untuk memastikan laporan kegiatan disusun dengan sebaik-baiknya. Hindari potensi kekeliruan dan lengkapi seluruh dokumen pendukung”, tegasnya.

Menutup amanatnya, Dr. Imam Subekti berharap seluruh civitas academica STAIN SAR Kepri dapat terus menjaga sinergi, kedisiplinan, dan integritas dalam mendukung tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel.

Apel pagi ini menjadi sarana penguatan komunikasi internal serta refleksi bersama dalam menghadapi dinamika pengelolaan anggaran, kepegawaian, dan pembangunan kampus secara berkelanjutan. (LF)